Lantik 131 Pejabat Kemnaker, Ini Pesan Khusus Menteri Hanif

Lantik 131 Pejabat Kemnaker, Ini Pesan Khusus Menteri Hanif
Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri saat memberikan arahan dalam pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat administrator dan pengawas Ketenagakerjaan di Kantor Kemnaker Jakarta, Rabu (31/1). Foto: Istimewa

jpnn.com, JAKARTA - Semakin beratnya tantangan pembangunan ketenagakerjaan ke depan harus diantisipasi pejabat-pejabat di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan secara responsif, kreatif dan inovatif dalam menghadapi dinamika perubahan yang terjadi begitu cepat.

“Saya minta benar kepada bapak/ibu yang baru dilantik agar membuat perubahan positif. Bukan sekedar thinking outside the box, bukan sekedar berpikir di luar kotak. Bila perlu thinking without the box,” kata Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri saat memberikan arahan dalam pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat administrator dan pengawas Ketenagakerjaan di Kantor Kemnaker Jakarta, Rabu (31/1).

Dalam arahannya, Menaker Hanif mengatakan, tantangan dalam era digitalisasi serta perkembangan teknologi informasi yang sedemikian cepat dan masif berpengaruh terhadap berbagai sektor, termasuk sektor ketenagakerjaan di Indonesia.

“Karakter pekerjaan berubah, skill yang dibutuhkan berubah, mau tidak mau pola hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha pun berubah, Tentu semua harus diantisipasi dan dibutuhkan pejabat/pegawai-pegawai yang benar-benar responsif terhadap perubahan,“ kata Hanif.

Kepada seluruh pejabat eselon III dan IV yang baru dilantik, Menteri Hanif meminta agar benar-benar bisa repsonsif terhadap perubahan. Para pejabat harus mengambil sikap yang positif, proaktif, kreatif dan tentu saja melakukan berbagai macam inovasi dalam mencapai target dari kinerja yang diberikan. Melalui inovasi atau terobosan, terget kinerja pasti dari sisi waktu lebih cepat dan dari sisi hasil lebih baik.  

“Yang akan survive itu bukan orang paling pintar, bukan yang paling kuat. Tapi yang mampu survive adalah orang yang paling responsif terhadap perubahan,“ tutur Menteri Hanif mengutip pernyataan teori Charles Darwin.

Selain itu, Menteri Hanif juga meminta pejabat yang baru dilantik harus mempu mengantisipasi dan memberikan solusi terhadap berbagai masalah ketenagakerjaan. “Tugas-tugas Kementerian harus dilakukan dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas,“ lanjut Menaker Hanif.

Menteri Hanif menambahkan, pejabat yang dilantik merupakan pejabat administrator dan pengawas pilihan yang dinilai cakap, memiliki kompetensi dan kualifikasi pendidikan baik, rekam jejak dan integritas yang tinggi dan diharapkan mampu melakukan inovasi untuk bekerja out the box.

Semakin berat tantangan pembangunan ketenagakerjaan ke depan harus diantisipasi pejabat-pejabat di Kemnaker secara responsif, kreatif dan inovatif.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News