LaNyalla Ingatkan Generasi Muda Pentingnya Budi Pekerti, Bukan Cuma Spesialisasi

LaNyalla Ingatkan Generasi Muda Pentingnya Budi Pekerti, Bukan Cuma Spesialisasi
LaNyalla Mahmud Mattalitti. Foto: Tim DPD RI

Senator asal Jawa Timur itu mengatakan, mendidik generasi muda dengan ajaran kebangsaan dan nasionalisme sangat penting.

"Seperti yang dikatakan oleh Ki Hajar Dewantoro, jika anak didik tidak diajar dengan kebangsaan dan nasionalisme, mereka akan menjadi lawan," kata LaNyalla.

Hal itulah yang mendorong LaNyalla menawarkan suatu road map untuk Indonesia kembali berdaulat, mandiri, dan berdikari, serta memiliki kekuatan ekonomi yang sesuai dengan keunggulan komparatif Indonesia yang diberikan Allah melalui kekayaan alam yang terkandung di bumi Indonesia.

"Caranya dengan membaca ulang konsep dan pikiran yang digagas para pendiri bangsa dalam menjalankan negara untuk menuju cita-cita lahirnya negara ini," katanya.

Konsep itu, kata LaNyalla sudah ada di dalam Naskah Pembukaan Konstitusi, dan dijabarkan dalam Pasal-Pasal dari Undang-Undang Dasar 1945 naskah Asli, berikut penjelasannya.

Namun pada 1999 hingga 2002, bangsa ini telah melakukan Amendemen UUD dengan mengubah hampir 95 persen dari isi Pasal-Pasal di naskah Asli, dan menghapus total Penjelasan.

"Sehingga sejak saat itu, kita ikuti sistem demokrasi liberal yang bercirikan individualisme dan sistem ekonomi yang kapitalistik," ujar LaNyalla.

"Inilah yang saya sebut sebagai bangsa ini telah tercerabut dari watak dasar, dari DNA aslinya dan telah terpisahkan dari Pancasila sebagai way of life bangsa ini," imbuhnya.

LaNyalla bilang generasi muda juga harus punya karakter dan jiwa nasionalisme untuk menghadapi masa depan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News