Laporan Wadir Intelkam Kasus Teror Bakar Mobil dan Motor

Laporan Wadir Intelkam Kasus Teror Bakar Mobil dan Motor
Jumat (1/2), Daihatsu Sigra hitam H 8672 FG di Tegalsari, Candisari, Semarang, juga menjadi korban aksi teror bakar mobil dan sepeda motor. Foto: Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang

jpnn.com, SEMARANG - Polisi belum berhasil mengungkap kasus pelaku teror bakar mobil dan sepeda motor yang marak terjadi di Semarang dan sekitarnya. Padahal, sudah lebih dari sebulan teror tersebut berlangsung secara beruntun.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengatakan bahwa aksi teror tersebut bertujuan menciptakan keresahan masyarakat.

”Laporan dari Wadir Intelkam, tidak ada motif ekonomi maupun dendam pribadi. Kami simpulkan ini murni upaya menciptakan keresahan di tengah masyarakat,” tegas Condro Kirono, seperti diberitakan Jawa Pos.

Apa ada kaitannya dengan pemilihan umum? Condro membantah. ”Ini murni perbuatan kriminal,” tegasnya.

Berdasar penelusuran Jawa Pos, para korban tidak memiliki latar belakang partai politik. Mereka rata-rata masyarakat biasa yang berasal dari kalangan ekonomi kelas menengah. Di Puspogiwang I, misalnya. Korban bernama Sunarto adalah penjual bakso di Kabupaten Grobogan.

Laporan Wadir Intelkam Kasus Teror Bakar Mobil dan Motor

Korban lain bernama Alexander Gumilang, warga Perumahan Beringin Asri III, Ngaliyan, juga bukan tokoh parpol. Dia berprofesi sebagai pengacara.

BACA JUGA: Menurut Al Chaidar, Mudah Lacak Pelaku Teror Bakar Mobil, Begini Caranya

Polisi belum juga berhasil menangkap pelaku aksi teror bakar mobil dan motor di Semarang dan sekitarnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News