Lawan Barat, Kuba Galakkan Akses Internet ke Ponsel

Lawan Barat, Kuba Galakkan Akses Internet ke Ponsel
Ilustrasi (Foto: pixabay/jpnn)

jpnn.com - Pemerintah Kuba akhirnya mulai membuka akses internet ke sebagian pengguna telepon seluler di negeri yang berada di Kepulauan Karibia itu, sebelum semuanya ponsel bisa mengaksesnya pada akhir tahun ini.

Ketersediaan akses internet di ponsel tersebut sudah bisa dinikmati oleh para wartawan di kantor berita pemerintah dan sebagian lain. Aksesnya sendiri disediakan oleh ETECSA (Empresa de Telecomunicaciones de Cuba S.A.) satu-satunya perusahaan telekomunikasi pelat merah.

"Ini perubahan radikal. Saya kini bisa mewartakan berita dari mana saja, termasuk dari lokasi sebuah berita terjadi," kata jurnalis freelancer Yuris Norido kepada Reuters.

Selain wartawan, beberapa perusahaan dan kedutaan besar juga sudah bisa mengakses internet dari ponsel sejak beberapa bulan lalu.

Sepeninggal Raul Castro pada April lalu, Presiden Miguel Diaz-Canel menjadi pendorong perubahan dalam pengembangan layan internet mobile dengan target 5 juta pengakses pada akhir tahun, ini setara separuh populasi Kuba.

Diaz-Canel sendiri pernah menyampaikan bahwa Kuba harus bisa menyebarkan konten-konten revolusi di internet, dengan begitu rakyat Kuba bisa melawan budaya Barat lewat internet.

Seperti diketahui akses internet di Kuba masih sangat minim. Jaringan yang tersedia pun masih 3G, selain itu harga internet juga tergolong masih mahal. (mg8/jpnn)


Pemerintah Kuba akhirnya mulai membuka akses internet ke sebagian pengguna telepon seluler di negeri yang berada di Kepulauan Karibia itu.


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News