Lengser

Oleh: Dhimam Abror Djuraid

Lengser
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

Jokowi Raja Pasca-Jawa atau Little Soeharto? Itulah pertanyaan yang coba dikulik beberapa ilmuwan politik untuk memperbandingkan Jokowi dengan Soeharto. Pada masa awal-awal berkuasa Soeharto seorang demokrat, tetapi seiring dengan perjalanan waktu dia mengonsolidasi kekuasaan otoritarian dan membangun dinasti.

Periode pertama Jokowi mirip seperti itu. Masa kekuasaan periode kedua konsolidasi kekuasaan dilakukan secara intensif. Oposisi nyaris tak ada lagi, semua keputusan diambil tanpa perlawanan berarti, mulai dari revisi UU KPK, Omnibus Law, UU Minerba.

Sekarang muncul wacana untuk memperpanjang jabatan kepresidenan menjadi tiga periode. 

Jokowi menghadapi dilema. Dia belum tegas menolak, tetapi penolakan dari sejumlah kalangan sudah bermunculan. Berbagai demonstrasi mendesaknya untuk tegas menolak. 

Sebagian menuntutnya mundur karena dianggap gagal menyelesaikan krisis minyak goreng dan tidak kompeten dalam mengelola ekonomi.

Sang raja sedang menghadapi dilema. Dia sedang dikelilingi oleh para pembisik dengan berbagai kepentingan. Raja telanjang pun oleh pembisik dibilang berbusana bagus, sampai akhirnya sang raja dipermalukan di tengah jalan. (*)

Yuk, Simak Juga Video ini!

Jokowi adalah penguasa pasca-Jawa. Dialah Raja Pasca-Jawa yang mendekonstruksi semua paradigma kekuasaan lama sejak Soekarno.


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Cak Abror

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News