Lestarikan Budaya Indonesia, Joksyn Gelar Turnamen Layangan di Madiun

Lestarikan Budaya Indonesia, Joksyn Gelar Turnamen Layangan di Madiun
Para juara Audisi Joksyn Madiun pose bareng penyelenggara. Foto: source for JPNN

Ketua Panitia Audisi Joksyn Madiun, Udix Blue mengatakan, turnamen layangan aduan semacam ini adalah kali ke empat di gelar di wilayah Madiun sejak tahun 2020 lalu.

Antusias peserta nyatanya cukup bagus. Menurutnya melalui event tersebut sebenarnya bisa dimanfaatkan sebagai promosi wisata daerah.

'Event layangan aduan di wilayah Madiun masih jarang karena itu kami berharap bakal lebih sering ada ke depannya,'' tuturnya.

Turnamen yang disponsori Laskar Ngawi, Mbah Mijan Ahli Metafisika Indonesia, serta Sahabat Polisi Indonesia (SPI) tersebut diapresiasi oleh Ketua Umum SPI Fonda Tangguh.

"Turnamen ini bentuk aktivitas positif masyarakat di tengah pandemi. Sahabat Polisi akan selalu siap mendukung," katanya.

Sementara itu, Mbah Mijan selaku salah satu supported Audisi Joksyn Madiun menyoroti kegunaan layangan. 

Menurut paranormal ternama ini, leluhur telah menggunakan layang-layang untuk berbagai keperluan.

Salah satunya untuk mengukur suhu dan perubahan cuaca dengan cara diterbangkan ke angkasa setinggi mungkin.

Menurut Mbah Mijan, leluhur telah menggunakan layangan untuk berbagai keperluan. Salah satunya untuk mengetahui perubahan cuaca.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News