Lewat JCI, Pemuda-pemuda Ini Promosikan Potensi Ekonomi Jatim ke Luar Negeri

"Nah, Jatim ini kan kaya potensi pertanian. Di forum ini, saya bertemu dengan pengusaha Taiwan dan kami akan bekerja sama dalam hal suplai makanan organik. Bulan depan, tim dari Taiwan akan ke Banyuwangi dan Jember untuk melihat langsung pertanian organik yang akan kami ekspor ke sana," ujar Mufti Anam yang juga pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jatim ini.
Dia menjelaskan, banyak pengusaha muda luar negeri yang tertarik dengan potensi Indonesia, khususnya Jawa Timur. Dengan bertemu langsung dalam forum-forum internasional, negosiasi business to business lebih efektif dilakukan.
"Seperti di forum ini, saya menjalin kerja sama ekspor sarung ke Malaysia dan Brunei Darussalam. Saya juga promosi dunia pariwisata Indonesia. Kami menjalin kerja sama jangka panjang. Pasarnya terbuka lebar," ujar Mufti Anam yang merupakan pengusaha sarung, pertanian, bisnis kecantikan, dan manufaktur.
Dia optimistis, Indonesia khususnya Jatim bisa berkompetisi dalam persaingan global, terutama dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN pada awal 2016.
"Kualitas produk Indonesia banyak diakui di luar negeri. Kuncinya yakin dan pandai membaca peluang," pungkasnya. (eri/mas)
SURABAYA - Sejumlah anak muda Jawa Timur yang tergabung dalam Junior Chamber International (JCI) mempromosikan berbagai potensi ekonomi Jatim ke
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Panen Padi 600 Hektare di Karawang, Pramono Sebut untuk Kebutuhan Warga Jakarta
- Nestle Dukung Pendidikan Nasional lewat Dancow Indonesia Cerdas
- Layanan Transfer Antarbank RTOL di JakOne Mobile Kembali Normal
- Harga Pangan Hari Ini Cukup Baik, Mak-Mak Pasti Senang
- LPCK Catat Pra-Penjualan Rp 323 Miliar di Awal 2025, Andalkan Hunian Terjangkau
- Bank Raya Bukukan Laba Bersih Rp 16,92 Miliar, Ini Penopangnya