Lilitkan Sabu ke Tubuh Agar Lolos Masuk Idonesia

Lilitkan Sabu ke Tubuh Agar Lolos Masuk Idonesia
Lilitkan Sabu ke Tubuh Agar Lolos Masuk Idonesia

jpnn.com - JAKARTA – Indonesia terus menjadi sasaran empuk sindikat narkoba internasional. Meski berbagai upaya penyelundupan narkoba bisa digagalkan, tapi kaki tangan sindikat penjual barang haram itu tak kenal jera. Buktinya, kali ini jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar upaya penyelundupan narkoba jenis sabu yang melibatkan jaringan internasional.

Direktur Resnarkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nugroho Aji mengatakan, sindikat itu menggunakan modus body pack atau melilitkan narkoba di tubuh pembawanya agar bisa diselundupkan dari Tiongkok ke Indonesia. Sebelum masuk Indonesia, barang haram itu terlebih dulu melewati Malaysia kemudian masuk Indonesia melalui Aceh.

Dari Aceh, barang laknat itu dibawa ke Jakarta menggunakan pesawat terbang. Selama dalam perjalanan, narkoba dimasukkan ke dalam sepatu dan body pack. “Modus ini efektif. Namun, alhamdulillah kita bongkar,” kata Nugroho, Kamis (20/2).

Ihwal terbongkarnya kasus ini berawal dari penangkapan seorang tersangka SYM, 4 Februari 2014 di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Satu ons sabu yang disembunyikan di sepatu berhasil disita.

Menurut Nugroho, pelaku menyelundupkan sabu dari Malaysia ke Jakarta via Aceh, atas perintah AT dan MN, warna negeri jiran. SYM mengaku mendapat upah Rp 20 juta.

Tapi penyidikan tak putus di SYM karena polisi kemudian melakukan pengembangan. Walhasil, dua orang warga negara Taiwan berinisial HHY dan LYA berhasil diringkus dengan barang bukti sabu seberat 55 gram. 

Dari kedua tersangka itu, diketahui bahwa mereka mendapat perintah mengedarkan barang laknat itu dari seorang berinisial JNT.  “JNT merupakan oknum narapidana Lapas Cipinang,” kata bekas Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Barat ini.

Dari hasil pemeriksaan ketiga tersangka ini, kata Nugroho, diketahui pula adanya upaya AT dan MN untuk menyelundupkan narkoba lagi ke Indonesia. Diduga modusnya menggunakan body pack. Lantas pada pertengahan Februari pula, dua orang berinisial GGL dan YRD ditangkap dengan barang bukti 6,3 kilogram sabu. 

JAKARTA – Indonesia terus menjadi sasaran empuk sindikat narkoba internasional. Meski berbagai upaya penyelundupan narkoba bisa digagalkan,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News