Listrik Atap

Oleh: Dahlan Iskan

Listrik Atap
Dahlan Iskan (Disway). Foto: Ricardo/JPNN.com

Ia pun lulus di bidang teknologi komputer bisnis dan komputer industri.

Baca Juga:

BPPT sendiri lantas berubah. Darmo tidak pulang. Ia lanjut mengambil S3 bidang ekonomi.

"Ampuuuuuuun Pak Habibie...," guraunya di sebelah saya sambil menangkupkan tangan di atas kepala.

Banyak juga tokoh kelistrikan yang menyaksikan adegan sebelum acara IBEA itu. Semua tertawa.

"Ampuuuuun... Saya dulu diharapkan pulang jadi engineer, ternyata saya pulang jadi ekonom," guraunya.

Kini Darmo 52 tahun. Ia tidak sekadar ekonom. Ia ekonom yang berpengalaman. Ia 17 tahun di Amerika.

Ia pendukung penting Jokowi saat akan maju sebagai presiden periode pertama. Ia aktif di PDI-Perjuangan. Lalu ditarik ke kantor staf presiden. Setelah jadi wakil dirut, sejak 2021, Darmo jadi dirut PLN.

Penghargaan khusus satunya lagi diberikan ke E-Trans. Inilah sepeda motor listrik pertama di Indonesia yang menggunakan baterai berbahan graphene.

Jangan-jangan ke depan PLN lebih menjadi perusahaan jaringan kabel listrik. Listrik siapa saja boleh lewat di situ. Bayar. Seperti mobil lewat di jalan tol.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News