Luapan Kali Pamali Hantui Warga Margasari Rayakan Idul Fitri

Luapan Kali Pamali Hantui Warga Margasari Rayakan Idul Fitri
Luapan Kali Pamali Hantui Warga Margasari Rayakan Idul Fitri
TEGAL — Warga di seputaran Kali Pamali, Kecamatan Margasari, Tegal-Jawa Tengah, saat ini tengah harap-harap cemas. Hujan yang terus turun setiap hari menjalang Lebaran ini membuat Kali Pamali yang memisahkan berbagai desa, meluap.

Padahal Kali Pamali biasanya menjadi satu-satunya jalan warga yang hendak mengunjungi sanak saudara mereka. "Sebenarnya ada jembatan, tapi jauh sekali dan harus melewati jalan besar. Setiap hari raya, biasanya warga melewati kali ini untuk silahturahmi ke desa-desa tetangga. Airnya paling tinggi hanya di bawah lutut. Tapi sekarang sejak hujan tak bisa dilewati lagi," ujar Ratna (28), seorang warga di sekitar Kali Pamali saat ditemui JPNN, Kamis (9/9).

 

Akibatnya, baik kendaraan ataupun orang yang melewati Kali Pamali harus menggunakan bantuan perahu yang memanfaatkan arus dari bendungan Notog. Bendungan ini merupakan satu-satunya bendungan yang mengairi kawasan pertanian di Brebes dan sekitarnya.

 

‘’Sudah hampir 10 tahun Kali Pamali ini tidak pernah banjir saat hari raya. Karena biasanya selalu bertepatan dengan musim kemarau. Baru tahun ini Kali Pamali meluap, jadinya terpaksa menggunakan perahu," kata Ratna.

 

TEGAL — Warga di seputaran Kali Pamali, Kecamatan Margasari, Tegal-Jawa Tengah, saat ini tengah harap-harap cemas. Hujan yang terus turun setiap

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News