Luhut Binsar Pasang Kuda-Kuda, Puncak Omicron Segera Tiba

Luhut Binsar Pasang Kuda-Kuda, Puncak Omicron Segera Tiba
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyiapkan strategi yang berbeda untuk penanganan puncak varian Omicron. Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN.com.

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyiapkan strategi yang berbeda untuk penanganan varian Omicron.

Pasalnya, penularan Omicron diprediksi puncak kasus Omicron akan terjadi pada awal Februari mendatang.

Berdasarkan pengalaman negara lain, gelombang varian Omicron mencapai puncaknya dalam kisaran waktu 40 hari, lebih cepat dari varian Delta. Namun, kata dia, sebagian besar kasus akan bergejala ringan.

"Untuk kasus Indonesia, kita perkirakan puncak gelombang karena Omicron akan terjadi pada awal Februari," kata Luhut Binsar di Jakarta, Selasa (11/1).

Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) itu mengemukakan saat ini Omicron telah teridentifikasi di 150 negara dan menimbulkan gelombang baru dengan puncak yang lebih tinggi di berbagai negara dunia.

Indonesia, lanjutnya, bukan tidak mungkin dapat mengalami hal yang sama.

"Namun kita tidak perlu panik, tetapi kita tetap waspada. Karena pengalaman kita menghadapi Delta varian kemarin," ujarnya.

Kendati demikian, Luhut menegaskan kondisi Indonesia saat ini jauh lebih siap dalam menghadapi potensi gelombang varian Omicron.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyiapkan strategi yang berbeda untuk penanganan puncak varian Omicron.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News