Lutut Bengkak, Tiba di Finis, Eka Menangis

Lutut Bengkak, Tiba di Finis, Eka Menangis
Komunitas dokter pesepeda dari Semarang ini langsung bertugas meski malamnya baru menyelesaikan jarak 333 km Surabaya–Banyuwangi. Dipta Wahyu/Jawa Pos/JPNN.com

’’Biasanya yang muda-muda yang paling gampang terpancing emosinya,” kata dia.

’’Saat menanjak, pelan saja dulu. Tak perlu emosi. Bila capek, istirahat sebentar. Menurunkan speed itu juga termasuk istirahat. Kalau yang muda-muda kan langsung tidak terima kalau disalip. Mereka nggak sabar. Akhirnya yang muda-muda justru banyak yang rontok. Sedangkan yang tua-tua jalan terus,” katanya, lantas tersenyum. (*/c5/c10/ari)

 


Matahari hampir tenggelam ketika Cipto S. Kurniawan merentangkan kedua tangannya ke udara saat bersepeda memasuki kawasan kantor bupati Jember, Sabtu


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News