Maaf Pegawai Swasta, Saleh PAN Nilai Subsidi Gaji Belum Memperhatikan Keadilan

Maaf Pegawai Swasta, Saleh PAN Nilai Subsidi Gaji Belum Memperhatikan Keadilan
Saleh Partaonan Daulay. Foto: Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay meminta Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menjelaskan cerita di balik munculnya program bantuan subsidi gaji atau upah pekerja atau buruh berpenghasilan di bawah Rp 5 juta.

Pelaksana harian ketua Fraksi PAN di DPR itu mengatakan, memang program ini sebenarnya bagus sebagai respons pemerintah atas pandemi Covid-19.

"Kami apresiasi dan hargai, tetapi kami tentu ditanya masyarakat latar belakangnya apa tiba-tiba dipilih program seperti ini," kata Saleh.

Hal itu diungkap Saleh saat rapat dengan Ida dan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (26/8).

"Kan sudah banyak bansos yang telah dilakukan pemerintah, dan salah satunya menyasar tenaga kerja. Jadi ada cerita di balik berita," ungkap Saleh.

Dalam kesempatan itu Saleh juga mempertanyakan kenapa penerima bantuan itu hanya sebatas pada buruh atau pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Persoalannya, kata Saleh, yang digunakan ini adalah anggaran negara. Karena itu, seharusnya subsidi tersebut diperuntukkan bagi semua orang dengan gaji di bawah Rp 5 juta, bukan cuma mereka yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan.

Dia tidak mau nantinya rakyat disalahkan karena tidak terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Saleh Daulay mempertanyakan Menteri Ida Fauziyah tentang cerita di balik munculnya program subsidi pekerja berpenghasilan di bawah Rp 5 juta.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News