Mabuk, Polisi Tusuk Teman Sendiri

Mabuk, Polisi Tusuk Teman Sendiri
Mabuk, Polisi Tusuk Teman Sendiri
SOE- Emosi dicampur pengaruh alkohol, maka yang terjadi adalah kalap. Itu yang dialami oknum anggota Samapta Polres TTS, Bripda Polce Ludji, yang menikam teman seprofesinya, Bripda Deni Ndolu menggunakan sebilah pisau. Polce Ludji melabrak temannya itu di kos-kosan korban yang beralamat di Kelurahan Karang Sirih Kecamatan Kota SoE.

Aksi brutal Polce mengakibatkan Deni Ndolu mengalami luka robek dibagian perut dekat lambung. Karena mengalami luka serius, Deni Ndolu dilarikan ke instalasi gawat darurat (IGD) RSUD SoE untuk mendapat perawatan, namun karena di RSUD SoE belum ada dokter bedah, maka Deni Ndolu dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Kupang.

Kronologis kejadian dipaparkan Kapolres TTS, AKBP Tito Basuki Priyatno kepada Timor Express, Kamis (28/1) diruang kerjanya. Menurut AKBP Tito, kejadian itu bermula dari ketersinggungan. Awalnya, AKBP Tito mendapat informasi dari masyarakat yang mengatakan, Polce Ludji mengkonsumsi miras hingga mabuk. Ketika dicek, ternyata informasi itu benar. Sehingga, AKBP Tito memberi hukuman disiplin kepada Polce Ludji siang itu. Polce Ludji tersinggung, katanya Deni Ndolu yang memberitahukan informasi itu ke Polres. Tetapi sebenarnya informasi itu diketahui AKBP Tito dari masyarakat bukan dari Deni Ndolu.

Bukannya kapok, usai menjalani hukuman, Polce Ludji kembali menengak minuman keras (miras) lalu menemui Deni Ndolu di kos-kosannya dan langsung mengayunkan sebilah pisau yang sudah berada ditangannya ke arah perut Deni Ndolu hingga darah segar mengalir keluar dari luka tersebut. Tetangga yang melihat kejadian itu langsung melarikan Deni Ndolu ke IGD RSUD SoE untuk mendapat pertolongan.

SOE- Emosi dicampur pengaruh alkohol, maka yang terjadi adalah kalap. Itu yang dialami oknum anggota Samapta Polres TTS, Bripda Polce Ludji, yang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News