Madrid Janji Tampil Agresif, tapi Maaf, Barca Lebih Diunggulkan

Madrid Janji Tampil Agresif, tapi Maaf, Barca Lebih Diunggulkan
Ilustrasi.

Los Blancos bisa bernapas lega karena bek tengah Sergio Ramos dapat dimainkan sekalipun akan kembali disuntik dengan injeksi penahan nyeri di bahu. Kembalinya penjaga gawang Keylor Navas juga bakal mempersolid sektor pertahanan mereka.

Di depan, dengan kondisi Karim Benzema yang masih diragukan, ada dua opsi formasi yang mungkin dimainkan Real. Menempatkan Jese sebagai pengganti Benzema dan Gareth Bale di belakangnya dalam formasi 4-2-3-1 atau melanjutkan formasi 4-3-3 dengan Ronaldo sebagai ujung tombak. 

Bale juga menepis anggapan bahwa peluang Real memenangi laga klasik tersebut lebih kecil daripada Barca. Dia mengingatkan, musim ini Real baru sekali menelan kekalahan, sedangkan Blaugrana -julukan Barcelona- sudah dua kali tumbang. 

"Kami masih bisa bermain lebih baik dan itu akan kami lanjutkan sampai bisa memenangi persaingan La Liga musim ini dengan Barca," tegasnya. 

Tapi, keberhasilan menjaga penampilan tanpa Messi yang absen sejak jornada kelima (26/9) benar-benar mengangkat kepercayaan diri Barca. Dan tak ada tempat yang lebih tepat selain kandang rival utama untuk membuktikan bahwa Messidependencia alias ketergantungan kepada Messi benar-benar telah berakhir.

Karena itu, kendati mungkin Messi bisa turun, kapten Iniesta berani berkoar, ada atau tidaknya pemain asal Argentina tersebut tidak bisa menjadi patokan. "Apa dengan unggul di papan klasemen jadi jaminan? Tidak ada garansi untuk itu. Kedua tim punya pemain berkualitas dunia. Keduanya akan memberikan performa terbaik di lapangan," tuturnya. 

Di klasemen sementara La Liga, hingga jornada kesebelas, kedua tim hanya terpaut satu kemenangan. Barca berada di puncak dengan 27 angka, disusul Real yang mengoleksi 24 poin. Dengan kata lain, El Clasico juga bisa menjadi momentum bagi Real untuk menyamakan poin.

Karena itulah, Iniesta menolak jika tim tuan rumah disebut sedang dalam posisi lemah. Menurut dia, jika Los Blancos sedang dalam puncak penampilan, tak ada tim yang tak bisa mereka kalahkan. Apalagi, dua kekalahan Barca di musim ini, masing-masing dari Celta Vigo (24/9) dan Sevilla (3/10), terjadi di kandang lawan. "Bermain di depan fans sendiri juga akan jadi kekuatan tambahan bagi mereka," ujarnya. (ren/c9/ttg)

MADRID - Tak peduli ketatnya pengamanan, tak ambil pusing soal isu terorisme, El Clasico tetap harus bergulir, Minggu (22/11) dini hari nanti (Live

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News