Mahasiswa KKN Ikut Membersihkan Sungai Citarum, Keren!

Mahasiswa KKN Ikut Membersihkan Sungai Citarum, Keren!
Mahasiswa Universitas Budi Luhur melaksanakan KKN. Foto: Humas Universitas Budi Luhur

Keempat, memperkenalkan Program Bank Sampah di 90 lokasi. Kelima, mewujudkan Rumah Cerdas Berbudi Luhur (rumah baca) di 95 kelurahan. Keenam, membantu masyarakat untuk “melek IT” secara cerdas berbudi luhur.

Pada pelepasan tersebut Direktur Pembelajaran Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, DR. Paristiyanti Nurwardani memaparkan bahwa mahasiswa yang melaksanakan KKN akan didesain menjadi seorang pemimpin, baik itu di Indonesia, ASEAN ataupun pemimpin dunia.

“Pada prinsipnya jika kita berbicara tentang KKN, kami sedang mendesain mahasiswa untuk menjadi pemimpin dengan dua kompetensi. Pertama, kompetensi hardskill, diekspresikan melalui transkrip. Yang kedua softskill. Pertama mampu melakukan komunikasi, komunikasi dengan teman yang berbeda jurusan, dan juga masyarakat disana. Kedua, harus mampu melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan teman dan DPL.”

Ketiga terkait dengan critical thinking, mahasiswa harus peka terhadap kondisi sosial, peduli terhadap permasalahan masyarakat, dan mahasiswa harus bisa mengidentifikasi masalah serta mencari solusi bersama-sama. Yang terakhir adalah mempelajari tentang writing skill.

“Tidak kalah penting softskill lainnya yakni bertakwa, berakhlak mulia, dan banyak sikap baik lainnya yang dirangkum menjadi berbudi luhur seperti nama universitas in, ” ujar Dr. Paristiyanti Nurwardani.

Dijelaskan, setelah tahun 2018 Kemenristekdikti memberikan hibah untuk program KKN Tematik Citarum Harum, tahun ini Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti, memberikan hibah KKN Tematik “Citarum Harum” kepada Universitas Kristen Budi Luhur untuk kedua kalinya.

Program tersebut digelar dalam rangka program Pemerintah Pusat untuk membersihkan Sungai Citarum.

Rektor Universitas Budi Luhur Prof. Dr. Sc.agr. Didik Sulistyanto menyatakan, “Luar biasa kepercayaan pemerintah kepada Universitas Budi Luhur, sehingga kami terpilih sebagai koordinator sekitar 100 PTS untuk program KKN Citarum Harum.”

Mahasiswa Universitas Budi Luhur melaksanakan KKN antara lain terlibat dalam program pemerintah Jokowi untuk membersihkan Sungai Citarum.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News