Kabar Terbaru Tentang Mahasiswi UPN Veteran Jakarta yang Meninggal 2 Bulan Lalu

Kabar Terbaru Tentang Mahasiswi UPN Veteran Jakarta yang Meninggal 2 Bulan Lalu
Mahasiswa UPN Veteran Jakarta meminta penjelasan rektorat. Foto Humas UPN Veteran Jakarta

Almarhumah kemudian dibawa ke lokasi pembaretan yang menjadi lokasi akhir long march untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut berupa oksigen tambahan.

"Karena kondisinya tidak makin membaik, panitia memutuskan membawa almarhumah ke Rumah Sakit EMC Sentul," terang Ria.

Namun, meskipun sudah menyalakan sirene, ambulans yang membawa almarhumah tidak bisa bergerak karena kemacetan di kawasan Sentul. Warga setempat menyarankan panitia untuk berputar arah ke Ciawi. Namun, perjalanan menuju Rumah Sakit Ciawi juga macet.

Pada pukul 18.45, denyut nadi di radialis almarhumah tidak teraba sehingga teman-temannya berinisiatif melakukan tindakan resusitasi jantung paru. Namun, setelah tiba di Rumah Sakit Ciawi, almarhumah dinyatakan meninggal pukul 19.07.

"Setelah mendengar kabar almarhumah meninggal, pembina Menwa UPNVJ segera berangkat ke Rumah Sakit Ciawi untuk membawa almarhumah ke rumah keluarga di Palmerah, Jakarta Barat dan memakamkan di Sragen, Jawa Tengah," tutur Ria.

Ria mengatakan kegiatan pembaretan yang diikuti almarhumah tidak mendapatkan izin dari pihak kampus. Kegiatan Menwa yang terakhir mendapatkan izin adalah Pendidikan Dasar Anggota Baru yang diadakan pada 10 sampai 12 September 2021.

Dia menjelaskan, 13 September 2021, muncul edaran dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bahwa kegiatan yang diperbolehkan hanya pembelajaran. Karena itu, pengajuan kegiatan organisasi kemahasiswaan langsung tidak diizinkan. 

"Yang sebelumnya sempat diberikan izin juga segera dicabut," katanya.

Mahasiswi UPN Veteran Jakarta yang meninggal saat kegiatan menwa selama dua bulan tidak diungkap penyebab kematianya dan baru dibuka hari Ini oleh rektorat

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News