Majikan Berhentikan TKI yang Depresi di Malaysia

Majikan Berhentikan TKI yang Depresi di Malaysia
Ilustrasi TKI. Foto: tanjungpinangpos/JPG

jpnn.com, BANYUWANGI - Yus Peni (38) seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Dusun Sidomukti, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, mengalami depresi di Malaysia, negara tempatnya bekerja.

Pihak keluarga berharap pahlawan devisa tersebut segera kembali. Karena depresi, dia diberhentikan majikannya. "Sekarang istri saya dirawat komunitas TKI di Malaysia,'' kata Mustakim, 40, suami Peni.

Menurut Mustakim, istrinya tak bisa dipulangkan karena mengalami depresi berat. Peni bekerja di negeri jiran sejak empat bulan lalu.

"Depresi itu bawaan," imbuhnya.

Peni yang dinikahi Mustakim sembilan bulan lalu memang mengalami gangguan kejiwaan. Jika pusing karena pekerjaan rumah yang banyak, Peni tiba-tiba marah.

Sebelum dinikahi Mustakim, Peni merupakan janda dua anak. Suaminya meninggal lima tahun lalu.

Sebelumnya, Peni menjadi TKI di Taiwan. "Sebenarnya ingin kerja di Taiwan lagi. Tapi, akhirnya ditolak karena kendala fisik dan beralih ke Malaysia," paparnya.

Mustakim sudah melarang istrinya untuk menjadi TKI. Namun, Peni tak menggubrisnya. Dia pergi ke Malaysia tanpa izin Mustakim.

TKW asal Indonesia mengalami depresi di Malaysia sehingga diberhentikan oleh majikannya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News