Malaria Sebabkan Kematian Firaun

Malaria Sebabkan Kematian Firaun
Mumi Firaun Tutankhamun. Foto : AP
Firaun Akhenaten adalah ayah Tutankhamun. Sementara ibu Tutankhamun tak lain adalah saudara  perempuan ayahnya. Sedangkan Tutankhamun naik tahta menjadi Firaun Mesir pada usia 10 tahun pada tahun 1333 sebelum masehi, pada masa penting dalam sejarah Mesir.

Spekulasi tentang penyebab kematian Tutankhamun telah lama beredar. Sebuah lobang di tengkorak sempat memicu spekulasi bahwa Tutankhamun dibunuh, hingga akhirnya dilakukan CT scan pada 2005 yang menungkap lubang itu akibat proses pengawetan sebagai mumi. Pemindaian yang dilakukan juga mengungkap bahwa kaki Tutankhamun patah.

Namun hasil uji terbaru menggambarkan sistem kekebalan yang dimiliki Tutankhamun ternyata rentan akibat peyakit turunan. Kematian Tutankhamun diakibatkan komplikasi patah kaki yang tak kunjung sembuh dan malaria akut.

Tim peneliti, sebagaimana tertulis di jurnal, menemukan parasit malaria di banyak mumi, beberapa di antaranya adalah mumi tertua yang pernah diisolasi.  "Kaki patah yang kemungkinan karena terjatuh, mungkin telah mejadi ancaman bagi hidup Tutankhamun ketika terinfeksi pula dengan malaria," tulis jurnal tersebut.

KAIRO - Raja Mesir paling terkenal, Tutankhamun, ternyata seorang anak laki-laki lemah yang menderita cidera kaki. Firaun paling terkenal itu mati

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News