Malaysia Razia Suami Kontrak

Malaysia Razia Suami Kontrak
Malaysia Razia Suami Kontrak
KUALA LUMPUR - Kawin kontrak ternyata juga marak di Negeri Ringgit. Hanya, yang disewa justru laki-laki. Nah, para suami kontrak itu kini diburu oleh polisi setempat.

Suami bayaran tersebut biasanya adalah para pria paro baya. Mereka kebanyakan bekerja sebagai penyadap karet dan nelayan. Pernikahan abal-abal itu dilakukan sebagai pemenuhan syarat agar si perempuan asing bisa mendapatkan izin tinggal di Malaysia selama minimal setahun sehingga bisa bekerja di negara tersebut secara legal.

"Kami menangkap sejumlah perempuan yang bekerja di tempat-tempat hiburan. Mereka mengatakan sedang berada di sini (Malaysia) untuk kunjungan sosial," terang Mohamad Shurki Nawi, direktur imigrasi Negara Bagian Perak Utara, kepada Agence France Presse.

Sejumlah laporan media menyebutkan, para perempuan tersebut sebagian besar berasal dari Vietnam dan Tiongkok. Mereka bekerja di berbagai kelab malam.  Namun, Shukri tak menyebutkan kegiatan mereka terkait dengan aktivitas ilegal seperti prostitusi.

KUALA LUMPUR - Kawin kontrak ternyata juga marak di Negeri Ringgit. Hanya, yang disewa justru laki-laki. Nah, para suami kontrak itu kini diburu

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News