Mantapkan Konsep Wisata di Gosong Senggora

Mantapkan Konsep Wisata di Gosong Senggora
Ilustrasi wondefull Indonesia

jpnn.com - PANGKALAN BUN - Salah satu kawasan konservasi alam Gosong Senggora akan dikembangkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sebagai lokasi wisata baru. Gosong Senggora menjadi salah satu alternatif wisata bahari selain Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). 

Kepala DKP Rusliansyah mengatakan, Gosong Senggora akan dijadikan sebagai wahana wisata yang akan dibuka apabila pada musim teduh atau tidak adanya gelombang besar. Para wisatawan akan disuguhi keindahan terumbu karang yang langka dengan cara snorkling.

"Ke depan ada semacam wahana wisata selain TNTP," ucap Rusliansyah, kepada Pontianak Post (grup JPNN).

Kondisi terumbu karang di Gosong Senggora saat ini sudah kritis, karena ketidaktahuan para nelayan yang menjadikan tempat tambat sementara. Jangkar yang diturunkan oleh nelayan untuk bertambat mengakibatkan rusaknya gugus terumbu karang. 

"Kondisi terumbu karang saat ini juga banyak rusak karena pengaruh bahari dulu itu kayu gelondongan, banyak juga akibat kapal nelayan sekitar juga bertambat, saat ini sedang kita perbaiki," katanya.

Selain potensi ikan yang sangat besar di Gosong Senggora, wisatawan juga dimanjakan dengan keindahan pasir gosong atau pasir di laut saat sedang surut. "Transportasinya menggunakan kelotok, sekitar dua jam perjalanan dari Sungai Bakau."

Pihaknya akan meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat sekitar untuk menghentikan kebiasaan labuh jangkar di areal sekitar Gosong Senggora. Pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi lainnya agar wisata konservasi alam ini bisa terealisasi dengan baik. (jok/yit/dkk/jpnn)

PANGKALAN BUN - Salah satu kawasan konservasi alam Gosong Senggora akan dikembangkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kotawaringin


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News