Selasa, 23 April 2019 – 15:14 WIB

Mau yang Mana? Coblos Jokowi Dapat Insentif, Pilih Prabowo Harga Turun

Senin, 25 Maret 2019 – 10:08 WIB
Mau yang Mana? Coblos Jokowi Dapat Insentif, Pilih Prabowo Harga Turun - JPNN.COM

jpnn.com, MAKASSAR - Dua calon presiden Joko Widodo alias Jokowi (01) dan Prabowo Subianto (02) memulai kampanye akbar Pilpres 2019 di lokasi berbeda, Minggu (24/3). Capres 01 di Serang, 02 di Manado dan Makassar.

Jokowi hadir di Serang kemarin sore setelah paginya meresmikan MRT Jakarta. Untuk menuju lokasi kampanye di Stadion Maulana Yusuf, Jokowi diarak dengan menggunakan kereta kuda. Mengenakan kemeja lengan panjang yang digulung, Jokowi menyapa para pendukungnya.

Mantan wali kota Solo itu kembali mengangkat isu hoaks yang selama ini ditujukan kepada dirinya. Menurut Jokowi, saat ini masyarakat akar rumput mudah sekali menyebarkan hoaks. Termasuk yang menyangkut dirinya. "Jangan dibiarkan. Ini harus direspons, harus dilawan," seru dia.

(Baca Juga: Kiai Ma'ruf Amin di Mata Jokowi)

Jokowi juga kembali menyampaikan janjinya untuk meluncurkan tiga kartu sakti. Pertama, kartu Indonesia pintar (KIP) untuk kuliah. Selama ini KIP hanya ditujukan bagi siswa kurang mampu. Dengan kartu tersebut, mereka bisa bersekolah hingga lulus SMA. KIP kuliah akan memastikan mereka juga bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Program itu merupakan bagian dari visi pembangunan SDM yang akan dijalankan di periode kedua bila terpilih lagi. Dalam beberapa kesempatan, Jokowi menjelaskan bahwa lima tahun pertama pemerintahannya berfokus pada pembangunan infrastruktur. Sedangkan lima tahun berikutnya, bila menang pilpres lagi, fokusnya tercurah pada pembangunan SDM. Tujuannya, warga Indonesia makin mampu bersaing dengan warga negara lain.

Kartu kedua yang dijanjikan Jokowi adalah kartu prakerja. Kartu tersebut bisa dimanfaatkan untuk menjamin mereka yang akan memasuki dunia kerja. Salah satunya para lulusan SMA/SMK. Mereka akan dilatih bidang keahlian oleh BUMN, kementerian, dan balai latihan kerja.

"Di kartu ini diberikan insentif honor enam bulan sampai satu tahun. Sampai mendapatkan pekerjaan," ucap Jokowi. Kartu prakerja itu menjadi bagian dari program vokasi yang mulai dijalankan pemerintahannya.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar