Mayjen Denny Tuejeh: Prajurit TNI AD Harus Dekat dengan Rakyat

Mayjen Denny Tuejeh: Prajurit TNI AD Harus Dekat dengan Rakyat
Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayor Jenderal TNI Alfret Denny Tuejeh. ANTARA/HO-Penerangan Kodam XIII/Merdeka

jpnn.com, MANADO - Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayor Jenderal TNI Alfret Denny Tuejeh mengatakan prajurit TNI AD di mana pun bertugas harus dekat dengan rakyat. 

Dia mengingatkan bahwa jati diri seorang prajurit TNI, yakni sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional. 

Artinya, lanjut Mayjen Denny Tuejeh, TNI harus bersatu dan berjuang bersama rakyat dalam membangun bangsa Indonesia yang damai dan sejahtera.

Prajurit TNI AD harus dekat dengan rakyat, mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat di mana pun kalian bertugas dan berada," kata Mayjen Denny Tuejeh saat syukuran memperingati HUT Ke-64 Kodam XIII/Merdeka di lapangan Markas Komando Resimen Induk Kodam XIII/Merdeka, di Tomohon, Sulawesi Utara, Kamis (16/6).

Adapun tema HUT Ke-64 Kodam XIII/Merdeka adalah “Kodam XIII/Merdeka Bersatu, Berjuang Bersama Rakyat Membangun Bangsa”. 

Mayjen Denny Tuejeh mengatakan peringatan HUT ke-64 ini pada hakikatnya merupakan salah satu upaya pembinaan tradisi satuan, yang ditujukan untuk memelihara jiwa dan semangat kejuangan yang dilandasi oleh kebanggaan, kecintaan dan ikatan batin yang kuat sesama keluarga besar Kodam XIII/Merdeka.

Sebelumnya, dalam rangka memperingati HUT Kodam XIII/Merdeka, telah dilaksanakan upacara militer yang dipimpin Mayjen Alfret Tuejeh. 

Seusai upacara itu, dilaksanakan atraksi bela diri yang diperagakan prajurit-prajurit Kodam XIII/Merdeka, di antaranya, karate, tae kwon-do, Persaudaraan Setia Hati Teratai, dan judo.

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Alfret Denny Tuejeh menegaskan prajurit TNI AD di mana pun bertugas harus dekat dengan rakyat. 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News