Mbak Rerie: Masyarakat Harusnya Tidak Menganggap Omicron sebagai Flu Biasa

Mbak Rerie: Masyarakat Harusnya Tidak Menganggap Omicron sebagai Flu Biasa
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat saat membuka diskusi daring bertema Nasib Pariwisata di Tengah Badai Omicron yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (9/2). Foto: Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Untuk menghadapi kasus positif Covid-19 yang terus bertambah, pemerintah dan masyarakat seharusnya kembali meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan.

"Yang dibutuhkan saat ini adalah memutus rantai penularan dengan berbagai langkah pencegahan yang harus dihidupkan kembali," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat pada Senin (14/2).

Humas BNPB melaporkan kasus harian positif korona pada Minggu (13/2) mencapai 44.526 kasus.

Melihat penambahan kasus yang pesat dalam waktu singkat, kemungkinan risiko terjadinya secondary infection (infeksi sekunder) di lingkungan keluarga mulai marak.

Menurut Lestari, sebaiknya, masyarakat tidak lagi melihat Covid-19, khususnya varian Omicron, sebagai flu biasa yang berdampak pada berkurangnya kewaspadaan.

Rerie, sapaan akrab Lestari, mendorong masyarakat mewaspadai sejumlah titik lengah penularan Covid-19 yang kerap menjadi pintu masuk virus saat berkegiatan di masa pandemi.

Misalnya, pada temu keluarga dan teman-teman di rumah atau ruang publik.

Kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes), ujar Rerie, sangat membantu dalam mencegah dan memutus rantai penyebaran virus korona saat berkegiatan di masa pandemi.

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong masyarakat untuk mewaspadai sejumlah titik lengah penularan Covid-19 yang kerap menjadi pintu masuk virus saat berkegiatan di masa pandemi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News