Menaker Dorong Inovasi Ketenagakerjaan Sesuai Potensi Daerah

Menaker Dorong Inovasi Ketenagakerjaan Sesuai Potensi Daerah
Menaker Hanif Dhakiri saat menjadi pembicara dalan acara Silaturahim Alumni Pondok Pesantren Al Fadlu Wal Fadhilah Kaliwungu, Kendal, Senin (30/4). Foto: Istimewa

Untuk mendorong pengembangan potensi daerah melalui inovasi dan kreativitas tersebut, Menaker berpesan agar kapasitas santri harus terus ditingkatkan.

"Kehadiran tempat-tempat pelatihan di pesantren juga menjadi penting. Agar santri ini lebih kuat kewirausahaannya, dan bisa membantu masyarakat desa keluar dari kemiskinan," ujar Menaker.

Menaker juga berpesan agar pesantren juga mengembangkan lembaga pelatihan vokasi, baik yang dikembangkan secara mandiri maupun dikerja samakan dengan lembaga pelatihan lain.

Lembaga pelatihan, lanjut Menaker, secara khusus lebih mengakomodir kebutuhan akan peningkatan skill dibandingkan lembaga pendidikan formal.

Karena, lembaga pelatihan memiliki karakteristik jangka waktu pelatihan yang lebih pendek dibandingkan pendidikan formal.

Dengan begitu, tuntutan akan skill yang fleksibel dan responsif terhadap cepatnya perubahan zaman dapat diakomodir melalui lembaga pelatihan.

"Dan di sini, pelatihan vokasi menjadi penting karena jangka pelatihannya pendek," paparnya. (jpnn)


Menaker Hanif Dhakiri mengatakan, berbagai inovasi dan kreativitas masyarakat hendaknya disesuaikan dengan potensi daerah.


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News