Menanti Bukti Kiprah Ibas

Menanti Bukti Kiprah Ibas
Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Anas Urbaningrum bersama Sekjen PD Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Foto : Dokumen JPNN
PARTAI Demokrat (PD) di bawah kepemimpinan Anas Urbaningrum akhirnya memiliki struktur kepengurusan partai untuk periode 2010-2015. Spekulasi tentang nama yang akan menjadi pendamping Anas di kursi Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Demokrat pun menemukan jawabannya. Edhie Baskoro alias Ibas, putra bungsu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, akhirnya benar-benar dipilih menjadi Sekjen.

Penunjukan Ibas sebenarnya sudah diprediksikan sebelumnya. Sebelum Anas Urbaningrum terpilih, Ibas yang berada di kubu Andi Mallarangeng memang sudah disebut-sebut sebagai kandidat sekjen. Adalah Achmad Mubarok, tokoh senior PD yang sudah jauh-jauh hari melontarkan kabar bahwa Ibas akan duduk di kursi Sekjen.

Bahkan sebelum Kongres PD ke-2 di Bandung digelar, Mubarok sudah berani menyatakan bahwa jika Anas Urbanungrum yang terpilih sebagai menjadi Ketua Umum, sudah dapat dipastikan Ibas akan duduk di kursi Sekjen. Dan pernyataan Mubarok yang sempat dipercaya menjadi ketua Tim Sukses Anas Urbaningrum itu pun terbukti. Nyatanya, Anas memang benar-benar menggandeng Ibas.

Lantas apa alasan Anas menggandeng lajang kelahiran Bandung, 24 November 1980 itu sebagai sekjen PD? Apakah karena nama besar ayahnya? Soal itu, Anas memiliki alasan tersendiri. Yang pasti, Anas merasa yakin Ibas yang kini menjadi politisi Demokrat di Komisi I DPR bakal menjadi partner yang luar biasa untuk menggerakkan mesin partai. “Ibarat Piala Dunia, duet Anas dan Ibas duet maut,” tegas Anas saat mengumumkan susunan kepengurusan di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis (17/6) lalu.

PARTAI Demokrat (PD) di bawah kepemimpinan Anas Urbaningrum akhirnya memiliki struktur kepengurusan partai untuk periode 2010-2015. Spekulasi tentang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News