Mengaku Dinasihati Para Kiai soal Mualaf, Ferdinand: Supaya Mereka Tahu

Mengaku Dinasihati Para Kiai soal Mualaf, Ferdinand: Supaya Mereka Tahu
Ferdinand Hutahaean yang dianggap melakukan penistaan agama mengaku dinasihati para kiai sebelum mengaku mualaf. Ilustrasi Foto: Ricardo/dokumentasi JPNN.com

Namun, kata Ferdinand, para kiai dan guru yang dimintai pendapat tetap menyarankan supaya dia membuka fakta soal agamanya apa adanya.

"Mereka (kiai, red) menyarankan, kamu buka saja identitasmu, supaya mereka mengerti, supaya mereka paham bahwa yang mereka sampaikan itu sudah salah," ujar Ferdinand.

Mantan Jubir BPN Prabowo-Sandi itu menilai kegaduhan atas twitnya itu dipicu opini dan narasi yang dibangun sebagian pihak seolah-olah dia menyerang keyakinan penganut agama mayoritas.

"Itu yang dikembangkan opininya ," sebut Ferdinand Hutahaean.

Hal itu menurut pria asal Sumatera Utara itu, dilakukan pihak penyerangnya yang tidak berniat melakukan tabayun.

"Mereka langsung menyimpulkan dan bahkan membabi buta membangun opini. Kan, yang bikin gaduh, itu. Merekalah yang bikin gaduh," tutur dia.

Ferdinand juga menilai pelaporannya ke Bareskrim Polri semestinya gugur, lantaran basis yang dipakai pelapor ialah dia seorang penganut agama minoritas, padahal dia sudah pindah agama.

"Jadi, laporan ini pun sudah harus gugur, karena basis mereka melaporkan saya, kan, menurut Si Haris, begitu bicaranya di TV. Dia tidak tahu fakta yang sebenarnya bahwa dia telah menyebarkan informasi yang tdiak benar," ucap Ferdinand.

Ferdinand Hutahaean yang dianggap melakukan penistaan agama mengaku dinasihati para kiai sebelum mengaku mualaf. Simak kalimatnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News