Menjambret, Polisi Ditangkap Polisi

Menjambret, Polisi Ditangkap Polisi
Menjambret, Polisi Ditangkap Polisi
Dibeberkannya, ada 11 laporan polisi terkait kasus penjambretan yang korbannya kebanyakan perempuan masuk ke Polsekta Banjarmasin Barat. Setelah dicocokkan dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap AD, dari 11  laporan yang masuk ternyata ada 8 laporan yang diduga melibatkan oknum polisi ini. “Dari pengakuan AD, 8 laporan polisi tersebut memang dia (AD) yang melakukan penjambretan,” tegasnya.

Ketika ditanya secara rinci kronologi penangkapan terhadap oknum anggota tersebut, Marida malah menyuruh wartawan untuk menanyakannya ke Humas Polda Kalsel. “Untuk proses hukum pidananya ditangani Polsekta Banjarmasin Barat, sedangkan untuk pelanggaran disiplinnya diserahkan ke Polda Kalsel,” tegasnya.

Menariknya, ketika kasus ini ditanyakan ke Kabid Humas Polda Kalsel AKBP Edi Ciptianto, ia terkesan irit bicara dan tak mau berkomentar banyak. “Kita lihat saja hasil pemeriksaannya nanti,” ucapnya dengan singkat.

Berbeda dengan Kasubbid Provost Bid Propam Polda Kalsel Kompol Toetoes SW, ia malah membantah kalau oknum polisi tersebut dikatakan menjambret. Dijelaskannya, kasus ini sebenarnya berawal dari pembelian handphone. Ketika itu memang ada laporan polisi terkait kasus pencurian.

BANJARMASIN – Jajaran Polda Kalsel kembali tercoreng akibat ulah salah seorang oknum anggotanya yang ditangkap lantaran terlibat tindak pidana.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News