Menparekraf: Inovasi, Adaptasi dan Kolaborasi Mutlak Dilakukan untuk Capai Target Wisman 8,8 Juta

Menparekraf: Inovasi, Adaptasi dan Kolaborasi Mutlak Dilakukan untuk Capai Target Wisman 8,8 Juta
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno bersama di hadapan peserta kursus singkat Lemhannas tentang Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan (Taplai) Bagi Smandel Business Network (SBN) dan BPJS Ketenagakerjaan tahun 2023 di Kantor Lemhannas, Jakarta, Jumat (26/5/2023). Foto: Dok. Lemhannas

Pencapaian itu, menurut Sandiaga Uno, sangat membanggakan karena justru dicapai dalam masa pandemi.

“Jadi, kita memang harus banyak keliling dan refreshing tapi tidak memmbuat kantong kering dan kepala pening,” ujar Sandiaga Uno berkelakar.

Dia menambahkan pihaknya akan terus mengoptimalkan ‘hari kejepit’ dan long weekend agar orang lebih banyak jalan-jalan ke tempat wisata.

Inovasi, Adaptasi, dan Kolaborasi

Pada kesempatan pembekalan yang dimoderatori oleh RA Shanty, peserta kursus Taplai dari Lemhannas, Sandiaga Uno menjelaskan konsep 3 Si untuk meningkatkan wisman dan wisatawan lokal, yakni inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

Selain itu kata Sandi, kita juga harus gercep alias gerak cepat mengambil  kesempatan.

“Nah, saat ini harus Gaspol alias garap semua potensi online untuk raih pelunang ekonomi digital. Jangan sampai kita teralienasi dari perkembangan saat ini,” kata Sandi sambil mengatakan perlunya 3 T yakni tepat waktu, tepat manfaat, dan tepat sasaran.

Sandiaga juga menyinggung potensi desa wisata yang di masa Covid-19 lalu justru meningkat kunjungannya. Ini tidak lain karena sesuai dengan situasi, yakni wisata di tempat terbuka. Namun, dari 7.500 potensi desa wisata, baru 4.500 yang masuk jaringwisata.com. Jadi, kita harus bekerja keras untuk merealisasi potensi desa wisata tersebut.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan kenaikan Wisman pada tahun 2023 dari 7,4 juta menjadi 8,5 juta.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News