Menpora Bawa Pesan Presiden Jokowi: Jangan Ada Jajaran Pemerintah Intervensi KLB PSSI

Menpora Bawa Pesan Presiden Jokowi: Jangan Ada Jajaran Pemerintah Intervensi KLB PSSI
Menpora Zainudin Amali. Foto: Humas Kemenpora

jpnn.com, JAKARTA - Menpora Zainudin Amali mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar jajaran pemerintah tidak mengintervensi dan turut campur dalam pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat menerima Menpora Amali di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, (1/11) pagi.

"Pemerintah dalam posisi tidak ikut campur, apalagi intervensi dalam pelaksanaan KLB yang sudah diputuskan oleh PSSI karena itu menjadi ranah PSSI. Silakan dilaksanakan sesuai dengan apa yang telah mereka putuskan," ucap Menpora Amali dalam keterangannya seusai pertemuan.

Dalam pertemuan tersebut, Menpora Amali melaporkan beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Kemenpora, mulai dari pelaksanaan Hari Sumpah Pemuda (HSP) Ke-94 di Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga persiapan Papua sebagai provinsi olahraga.

"Salah satu hal yang menarik adalah bagaimana mendorong Papua sebagai provinsi olahraga, sedang kami persiapkan itu karena memang dari hasil penelitian yang dikerjakan teman-teman di Uncen (Universitas Cendrawasih) itu dampak dari pelaksanaan PON terhadap meningkatkan rasa nasionalisme orang Papua," ujar Menpora.

Terakhir, Menpora juga melaporkan kepada Presiden Jokowi terkait kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20.

Menurut Menpora, Presiden Jokowi ingin memastikan kesiapan tempat-tempat yang akan digunakan dalam Piala Dunia U-20.

"Tadi juga Pak Presiden menanyakan tentang kesiapan venue-venue yang sebentar lagi akan direnovasi karena FIFA kan mau supaya semua venue utama maupun lapangan-lapangan latihan itu harus direnovasi diperbaiki tetapi tidak mayor dan itu minor saja," ujar Menpora Amali.(dkk/jpnn)

Menpora Amali juga melaporkan kepada Presiden Jokowi terkait Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan digelar PSSI dalam waktu dekat.


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News