Mentan Tantang UGM Wujudkan Indonesia Lumbung Pangan

Mentan Tantang UGM Wujudkan Indonesia Lumbung Pangan
Mentan Amran Sulaiman di UGM. Foto: Ist

Mulanya ditargetkan tiga tahun rampung oleh Presiden. Tapi, dia menginstruksikan jajaran Kementan mengerjakaannya dalam tempo satu tahun.

Akhirnya, beres dalam waktu tiga bulan lebih lama dari yang dimintanya.

Keempat, adalah membenahi masalah alat mesin pertanian (alsintan). Katanya, inovasi dalam negeri cukup rendah, lantaran peneliti kurang dihargai.

Karenanya, dia meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuat regulasi agar inovator mendapatkan royalti.

Setelah mendapat "lampu hijau" dari Kemenkeu, belakangan peneliti mulai giat mengembangkan alsintan. Untuk itu, Amran meminta mereka membuat beragam alsintan.

"Minta buat combine harvester, excavator, buat traktor, semua jadi," urainya.

"Jadi, harus ada lompatan, enggak bisa kalau terstruktur cara berpikirnya. Indonesia akan kekurangan pangan nanti," imbuhnya.

Inovasi bibit unggul pun kian marak. Dengan demikian, produksi melonjak, ekspor menggeliat.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman berharap visi Lumbung Pangan Dunia 2045 terealisasi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News