Menteri ini Sebut Afganistan Sedang Menuju Keruntuhan

Menteri ini Sebut Afganistan Sedang Menuju Keruntuhan
Arsip - Seorang Korps Angkatan Laut AS memberikan air kepada sejumlah anak selama evakuasi di Bandara Internasional Hamid Karzai, di Kabul, Afghanistan, Jumat (20/8/2021). Lance Cpl. Nicholas Guevara/U.S. Marine Corps/Handout via REUTERS/AWW/djo

jpnn.com, AFGHANISTAN - Menteri Kerja Sama Pembangunan Internasional Swedia Per Olsson Fridh mengomentari kondisi Afganistan saat ini, setelah diambil alih Taliban beberapa waktu lalu.

Fridh menilai negara tersebut sedang menuju keruntuhan ekonomi.

Kondisi tersebut berisiko membawa Afganistan masuk ke dalam krisis politik baru.

Afganistan telah terjerumus ke dalam krisis menyusul jatuhnya pemerintah yang didukung barat dan Taliban mengambil alih kekuasaan pada Agustus lalu.

Peristiwa itu memicu dihentikannya aliran miliaran dolar AS untuk ekonomi negara itu yang bergantung pada bantuan internasional.

"Kekhawatiran saya, negara ini berada di ambang kehancuran dan keruntuhan itu datang lebih cepat dari yang diduga," ujar Per Olsson Fridh kepada Reuters di Dubai, Sabtu (23/10).

Dia mengingatkan, ekonomi Afganistan yang terjun bebas dapat menyediakan lingkungan bagi kelompok teror untuk berkembang.

Sebanyak 27 negara Uni Eropa, termasuk Swedia, meningkatkan bantuan kemanusiaan ke Afganistan sejak Taliban kembali berkuasa.

Menteri ini menyebut Afganistan sedang menuju keruntuhan ekonomi yang berisiko masuk dalam krisis politik baru.

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News