JPNN.com

Minum Jus Tomat Bisa Turunkan Tekanan Darah?

Sabtu, 15 Juni 2019 – 04:21 WIB Minum Jus Tomat Bisa Turunkan Tekanan Darah? - JPNN.com

jpnn.com - Penderita hipertensi pasti pernah mencoba menurunkan tekanan darah baik dengan pengobatan maupun dengan cara alami. Salah satu cara alami yang sering dilakukan oleh sebagian masyarakat untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan minum jus tomat.

Dilansir dari Healthline, ada sebuah studi menarik yang dipublikasikan di jurnal medis “Food Science & Nutrition”. Peneliti dari Tokyo Medical and Dental University, Jepang, dan Tucson Plant Breeding Institute mengungkapkan, partisipan yang mengonsumsi satu cangkir jus tomat segar (tanpa tambahan natrium atau garam) memiliki tekanan darah yang jauh lebih baik.

Partisipan yang dipilih tak sembarangan. Difokuskan pada mereka yang memiliki kolesterol jahat (LDL) tinggi, sehingga berisiko mengalami hipertensi, penyakit jantung, serta pembentukan plak di arteri.

Partisipan studi terdiri atas 184 pria dan 297 wanita. Mereka pada dasarnya diizinkan untuk minum jus tomat segar dan tawar sebanyak yang mereka inginkan sepanjang tahun. Namun, mereka diminta mencatat berapa banyak yang mereka minum dan kemudian memberikan catatan tersebut kepada peneliti setiap 3 bulan. Nah, pada akhir penelitian, mereka mengungkapkan bahwa 94 peserta yang sebelumnya tidak mendapatkan pengobatan hipertensi mengalami penurunan angka tekanan darah.

Tekanan darah sistolik berubah dari 141,2 menjadi 137,0 mmHg dan tekanan darah diastolik menurun dari 83,3 menjadi 80,9 mmHg. Ada pula penurunan jumlah kolesterol, dari 155,0 menjadi 149,9 mg/dL. Meski tidak terlalu signifikan, tetapi menurut American Heart Association, angka tersebut sudah cukup menolong.

Temuan studi menarik, tetapi masih ada kekurangannya

Karena studi ini, jus tomat sepertinya bisa menjadi sahabat baru untuk penderita hipertensi. Meski begitu, studinya sendiri didanai oleh produsen saus kedelai di Amerika Serikat yang distribusinya sampai Asia, termasuk produk jus tomat tawar (unsalted tomato juice). Jadi, bagi beberapa orang studi ini punya kepentingan.

Selain itu, peneliti juga tidak menganalisis diet partisipan. Asumsi logisnya adalah, mereka yang tahu bahwa dirinya memiliki hipertensi atau pra hipertensi mungkin telah menerapkan beberapa cara untuk menjadikan kesehatan tubuh lebih baik terkait kondisi yang dimilikinya. Tanpa analisis diet, sulit diketahui jika perubahan tekanan darah yang terjadi apakah karena konsumsi jus tomat atau modifikasi pola makan lainnya.

Sumber klikdokter

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...