Minum Terlalu Banyak Berbahaya?

Minum Terlalu Banyak Berbahaya?
Ilustrasi minum. Foto: New Healthy Guide

Bila fungsi ginjal menurun, maka kemampuan mengeluarkan air di dalam tubuh juga akan menurun.

Sebanyak apa air yang dapat Anda minum?

Bila memiliki fungsi ginjal dan jantung yang baik, maka umumnya minum air sampai dengan 1 liter air per jam masih bisa ditoleransi oleh tubuh. Namun bagi mereka yang sudah memiliki kelainan jantung dan ginjal, dokter akan menyarankan konsumsi cairan yang lebih sedikit disesuaikan dengan kondisi penyakitnya.

Kelainan jantung menyebabkan kemampuan pompa jantung berkurang, cairan akan cenderung menumpuk di kaki sehingga menyebabkan kaki bengkak. Makin banyak air yang dikonsumsi di luar anjuran dokter, akan menyebabkan beban jantung semakin berat, lama-kelamaan dapat menumpuk di paru dan menyebabkan sesak.

Sedangkan pada kelainan ginjal tahap lanjut, juga menyebabkan penumpukan cairan serta zat beracun di dalam tubuh. Konsumsi banyak air akan membuat beban ginjal makin berat untuk menyaring cairan.

Mana lebih baik, minum air biasa atau air dingin?

Minum air dingin dapat menyebabkan sakit kepala. Hal ini umum terjadi pada wanita. Munculnya sakit kepala karena minum air dingin disebabkan adanya stimulasi di bagian otak cold palatal dan dipersepsikan sebagai rasa nyeri. Tak heran sehabis minum air yang dingin, beberapa orang akan mengeluh sakit kepala atau migrain.  

Kebiasaan minum air terlihat sepele, namun bila tidak tepat atau terlalu banyak minum air, bahayanya juga luar biasa. Kekurangan dan kelebihan cairan sama-sama menyebabkan gejala negatif bagi tubuh.

Normalnya air yang Anda minum akan menjadi komponen pembentuk cairan. Misalnya: cairan sendi, cairan bola mata, cairan asam lambung, cairan empedu, darah, keringat, dan lain sebagainya.

Sumber klikdokter

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News