MIPI Luncurkan Buku Etika Pemerintahan, Mahfud MD Mengapresiasi, Simak Kalimatnya

MIPI Luncurkan Buku Etika Pemerintahan, Mahfud MD Mengapresiasi, Simak Kalimatnya
Ketum MIPI Bahtiar berbincang dengan Menko Polhukam Mahfud MD di acara peluncuran buku Etika Pemerintahan, di Jakarta, Jumat (5/5). Foto: Humas MIPI

Apresiasi dari Mahfud MD  

Mahfud MD mengapresiasi peluncuran dan dialektika buku “Etika Pemerintahan” oleh MIPI.

Menurut Mahfud MD, buku yang disusun oleh 25 penulis dan memiliki halaman setebal 561 halaman itu perlu dibaca oleh banyak kalangan, khususnya para birokrat.

“Keberhasilan buku ini diikuti tantangan bagaimana supaya buku yang bagus ini dibaca oleh banyak orang,” ujarnya.

Mahfud menilai saat ini telah banyak pelanggaran etika dan moral yang terjadi di masyarakat.

Karena itu, dia menekankan agar masyarakat tidak hanya takut kepada hukum, tetapi juga perlu menaati etika.

Dia menyebut, pedoman kehidupan di dalam masyarakat tersebut mencakup empat hal. Di antaranya, norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, dan norma hukum.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan untuk menjadi warga negara yang baik yang taat kepada Pancasila, seseorang tidak boleh hanya taat kepada aturan hukumnya, melainkan juga perlu menaati nilai-nilai etika dan moralnya.

“Hukum itu hanya sebagian dari pengontrol. Sementara sebagian besar lainnya ada di sini (di hati). Itu yang disebut integritas,” jelas Mahfud MD.

Menko Polhukam Mahfud MD hadir di acara peluncuran buku Etika Pemerintahan oleh MIPI, lembaga yang dipimpin DR Bahtiar.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News