Moeldoko: Jangan Coba-Coba Mainkan Isu Sara di Pilkada

Moeldoko: Jangan Coba-Coba Mainkan Isu Sara di Pilkada
Moeldoko. Foto: KSP

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menyampaikan pesan penting jelang Pilkada Serentak di 171 daerah, 27 Juni nanti. Dia mengingatkan jangan ada yang memainkan isu SARA (suku, agama, ras dan antargolongan).

"Jangan coba-coba mengangkat isu SARA, identitas apa pun yang pada akhirnya itu akan memunculkan sebuah kondisi munculnya pertikaian, konflik, jangan sampai," kata Moeldoko di Kantor KSP Gedung Bina Grahana, Kompleks Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (25/6).

Mantan Panglima TNI itu menyatakan bahwa bangsa ini harus berhati-hati karena SARA itu menjadi sesuatu yang sangat sensitif apabila itu dibangkitkan menjadi isu ke daerah, agama, dan semacamnya.

"Tolong, yang seorang negarawan, harus berpikir lebih jernih, lebih bijaksana mengelola isu SARA itu menjadi isu yang membangun hal positif," tutur Moeldoko.

Saat ditanya siapa yang dimaksudnya sebagai negawaran, apakah mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang belakangan bermain di Pilkada Sumatera Utara? Moeldoko menjawab diplomatis.

"Siapa pun dia, harus ingat itu. Bahwa hal-hal itu jangan diangkat untuk menjadi sebuah instrumen yang pada akhirnya seolah-olah itu menarik untuk diangkat. Apalagi nanti akan membenturkan sesuatu," tegasnya.

Sebelumnya Gatot Nurmantyo diberitakan mulai terang-terangan mendukung mantan anak buahnya di TNI yang ikut Pilkada Sumut, Edy Ramayadi. Bahkan dia menyerukan masyarakat untuk memilih putra daerah asli. (fat/jpnn)


Moeldoko mengingatkan negarawan juga harus berpikir lebih jernih, bijak mengelola isu SARA menjadi hal yang positif.


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News