Moeldoko Turun ke Tengah Aksi Demo, Luluk DPR Berkomentar Begini

Moeldoko Turun ke Tengah Aksi Demo, Luluk DPR Berkomentar Begini
KSP Moeldoko saat meneriakkan hidup mahasiswa kepada massa yang melakukan unjuk rasa di kawasan Patung Kuda meski dipisahkan kawat berduri, Kamis (21/10/2021) Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPR RI asal Fraksi PKB Luluk Nur Hamidah menyoroti langkah Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mau menerima aspirasi massa dari Aliansi BEM SI yang menggelar aksi di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/10) kemarin.

Menurut Luluk, langkah tersebut sangat baik jika tujuan utamanya untuk menyerap aspirasi dalam rangka menjaga mutu demokrasi.

"Sepanjang itu dimaksudkan sebagai upaya mendengar aspirasi tentu bagus. Lalu dibarengi dengan langkah konkret pada level kebijakan dan bukan bagian dari penaklukan," ujar Luluk di Jakarta, Jumat (22/10).

Anggota Komisi IV DPR ini menilai sikap pemerintah yang mengedepankan sikap persuasif terhadap masyarakat atau mahasiswa yang menyampaikan aspirasi, perlu dihargai.

Sebab, aksi unjuk rasa pada hakikatnya bagian dari nafas demokrasi.

"Apalagi di tengah melesunya fungsi check and balances yang seharusnya dapat dilakukan oleh institusi demokrasi yang lain."

"Unjuk rasa itu bukan tindakan kriminal. Kondisi yang memungkinkan demokrasi kuat, sehat dan berkualitas perlu terus dijaga," katanya.

Moeldoko diketahui turun langsung menghadapi aksi mahasiswa dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Istana Merdeka, Kamis kemarin.

Moeldoko turun ke tengah aksi demo dan menerima 12 tuntutan, Luluk DPR berkomentar begini