Mubarak dan Dua Anaknya Ditahan

Mubarak dan Dua Anaknya Ditahan
Mubarak dan Dua Anaknya Ditahan
Menurut Menteri Kehakiman Mesir Mohammed el-Guindi, meski sakit, penyelidikan terhadap Mubarak tetap dilakukan. New York Times melansir, Mubarak ditanyai di rumah sakit. Proses itu dimulai sejak dia masuk rumah sakit. Berarti, kondisi Mubarak tidak kritis. Penyelidikan kasus-kasus yang melibatkan Mubarak dan anak-anaknya tersebut tak lepas dari tekanan publik setempat. Dipelopori anak-anak muda, mereka tak puas dengan hanya lengsernya Mubarak.

Massa yang berdemonstrasi di Lapangan Tahrir, Kairo, menuntut segala bentuk penyalahgunaan wewenang yang dilakukan keluarga Mubarak diinvestigasi. Sabtu lalu (9/4), mereka sempat dibubarkan paksa oleh sekelompok massa berpakaian preman sehingga mengakibatkan dua orang tewas.

Senin lalu (11/4), melalui pernyataan selama lima menit yang direkam dan kemudian ditayangkan jaringan stasiun televisi asal Arab Saudi, Al Arabiya, Mubarak membantah segala tuduhan yang diarahkan kepada dirinya dan keluarganya.

Dia juga menyatakan bahwa tuduhan itu telah merusak reputasi dirinya dan keluarganya. Karena itulah, mantan pemimpin yang dipaksa mundur melalui demonstrasi yang menewaskan sekitar 800 orang tersebut bertekad akan bekerja keras untuk merehabilitasinya.

KAIRO - Tak sia-sia pengorbanan warga Mesir turun ke jalan tiap selesai salat Jumat sejak Februari lalu. Kemarin (13/4) Kejaksaan Agung Mesir mengeluarkan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News