MUI Geram, Ada Babi Dibalik Abon

MUI Geram, Ada Babi Dibalik Abon
MUI Geram, Ada Babi Dibalik Abon
JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, KH Ma’ruf Amien, marah besar menanggapi temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tentang lima merek dendeng dan abon yang dilabeli terbuat dari sapi, ternyata positif mengandung DNA babi. Ma’ruf Amien menyatakan bahwa pelaku dalam hal ini telah melakukan penipuan berlapis-lapis.

"Daging sapi dicampuri unsur babi, sama dengan mencampur yang halal dengan yang haram. Jadi haram semua. Pelakunya harus ditangkap dan dijatuhi hukuman berat," ujar Ma’ruf Amien kepada JPNN, Kamis (16/4).

Dari kacatama norma agama, lanjutnya, tindak kejahatan tersebut dosanya sangat berat. "Karena membohongi umat secara massive. Umat menjadi tidak terlindungi untuk mendapatkan makanan yang halal," ucapnya pula. Dia menyerukan agar para aparat pemda secepatnya menarik peredaran kelima jenis produk tersebut.

Yang lebih menjengkelkan Ma’ruf adalah pemberian label "halal" pada produk-produk tersebut. Padahal label "halal", katanya pula, bukanlah mudah didapatkan. Untuk mendapatkan label "halal", terlebih dahulu dilakukan audit dan pengujian terhadap produk. Setelah keluar fatwa halal, barulah dikeluarkan sertifikat.

JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, KH Ma’ruf Amien, marah besar menanggapi temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News