Mujahid Berjuang Bukan untuk Osama

Mujahid Berjuang Bukan untuk Osama
Mujahid Berjuang Bukan untuk Osama
Direktur Lembaga Studi Pertahanan dan Strategi Indonesia Rizal Darmaputera yang juga menjadi narasumber menambahkan, kematian Osama tetap akan memunculkan ancaman bagi AS. "Dari bahan yang saya dapat dari Wikileaks, Al Qaeda justru akan menyerang dengan bom nuklir," katanya. 

Rizal yang beberapa kali mengadakan riset ke Afghanistan menyebutkan, daerah di perbatasan Pakistan dan Afghanistan kaya akan sumber daya alam. "Daerah itu diincar perusahaan-perusahaan multinasional milik AS untuk menguasai aset-aset di sana. Mereka menggunakan jasa pengamanan swasta," ungkapnya.

Selama imperialisme ekonomi terus berlangsung, Rizal menduga bahwa perlawanan justru semakin sengit. "Kematian Osama justru bisa menjadi bensin untuk menyulut api perlawanan baru yang lebih masif dan rapi," jelasnya. (rdl/c9/nw)
Berita Selanjutnya:
AS Waspadai Serangan Balasan

PUTRA Abu Bakar Baasyir, Abdul Rahim,  menilai bahwa kematian Osama bin Laden oleh pasukan Amerika Serikat (AS) justru menguatkan semangat para


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News