Nama Aher Muncul di Pamflet MCA, Begini Sikap Polri

Nama Aher Muncul di Pamflet MCA, Begini Sikap Polri
Dirtipid Siber Bareskrim Polri menangkap enam orang anggota The Family Muslim Cyber Army (MCA) dan tersangka kasus ujaran kebencian/SARA serta kasus yang diselesaikan secara restorative Justice. Foto: Dery Ridwansah/Jawa Pos

jpnn.com, JAKARTA - Nama dan wajah Ahmad Heryawan terpampang sebagai salah satu pembicara workshop Muslim Cyber Army (MSA) yang dilaksanakan 20 Desember 2017.

Diberitakan sejumlah media online, gubernur Jawa Barat itu sudah membantahnya.

Politikus senior dari PKS itu tegas menyatakan dirinya tidak pernah diundang dan tidak pernah menghadiri acara dimaksud.

Namun, Polri tetap akan mendalami hal tersebut. “Sekarang teman-teman penyidik sedang bekerja, tentunya akan diselidiki semua yang terkait,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, Jumat (2/3).

Bahkan bukan tak mungkin pria yang akrab dipanggil Aher tersebut bakal dimintai keterangan.

“Semua yang ada kaitanya akan dimintai keterangan, tolong dikasih waktu,” imbuh dia.

Terkait mekanisme pemeriksaan, menurut Setyo bisa saja penyidik Bareskrim mendatangi nama-nama terkait tanpa perlu mengundangnya hadir di Bareskrim Polri.

“Kalau kami bisa mintai keterangan di rumah, diminta datang ke kantor bisa, itu bentuk pelayanan Polri,” imbuh dia. (mg1/jpnn)


Ahmad Heryawan atau akrab dipanggil Aher sudah tegas menyatakan dirinya tidak pernah diundang dan tak pernah menghadiri workshop Muslim Cyber Army (MSA).


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News