Nasib Dua Anak Yatim-Piatu setelah Orang Tua Mereka Tewas Diberondong 27 Peluru

Ikut Sembahyangi Jenazah, si Sulung Tak Menangis

Nasib Dua Anak Yatim-Piatu setelah Orang Tua Mereka Tewas Diberondong 27 Peluru
Putri sulung korban penembakan, Latresia, di temani sanak family saat persemayaman di Balai Persemayaman Angsapura, jalan Waja Medan, Rabu (30/3). Foto: TRIADI WIBOWO/SUMUT POS
Tewasnya pasutri Suwito-Dora Halim, pengusaha asal Medan, karena diberondong peluru oleh orang tak dikenal pada Selasa malam lalu (29/3) membuat dua anak mereka menjadi yatim-piatu. Pemandangan mengharukan terjadi kemarin ketika si sulung yang berumur 5 tahun ikut menyembahyangi jenazah orang tuanya.

------------------------------ -----------

 FRANSISKUS MARBUN, Medan

------------------------------ ------------

Sejak Rabu malam (30/3) hingga kemarin (31/3) suasana di Balai Persemayaman Angsapura di Jalan Wijaya, Medan, ramai didatangi pelayat. Di tempat itulah jasad pasutri Suwito alias Awie, 36, dan Dora Halim, 32, disemayamkan. Rencananya hari ini (1/4) jenazah pasangan pengusaha penangkapan ikan dan garam itu dikremasi.

Suwito dan Dora tewas karena diberondong peluru oleh orang tak dikenal di depan rumah mereka di Jalan Akasia I No 5, Bambu III, Kelurahan Kampung Durian, Medan Timur, Medan, Selasa lalu pukul 21.30. Malam itu Suwito sekeluarga (istri; dua anak mereka, Christovin, 2, dan Latresia, 5; serta babysitter Aini) baru pulang dari acara makan malam.

Tewasnya pasutri Suwito-Dora Halim, pengusaha asal Medan, karena diberondong peluru oleh orang tak dikenal pada Selasa malam lalu (29/3) membuat

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News