Nasib Guru Honorer, Rocky Gerung Membandingkan Jokowi dengan Hirohito

Nasib Guru Honorer, Rocky Gerung Membandingkan Jokowi dengan Hirohito
Massa honorer K2 tidur di depan Istana Negara, Selasa (30/10) malam. Foto: Mesya/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Nasib guru honorer di Indonesia yang hidup di bawah standar kehidupan layak rupanya mendapat perhatian Rocky Gerung.

Pengamat dan filsuf ini menilai, rendahnya kesejahteraan guru honorer karena Presiden Joko Widodo tidak memahami esensi dari dunia pendidikan.

Dia lantas membandingkan Jokowi dengan Kaisar Jepang Hirohito dalam memperlakukan guru.

Hirohito dinilai lebih memuliakan guru dibandingkan Jokowi.

"Kaisar Hirohito pada saat dilaporkan panglima perangnya bahwa Herosima dan Nagasaki sudah dibumihanguskan oleh bom sekutu, langsung memanggil kabinetnya. Dia bertanya berapa guru yang tersisa. Dan, saya akan kembali membangun Jepang," kata Rocky dalam akun YouTube Trilogi TV, Minggu (31/5)

Rocky mengatakan, sikap Kaisar Hirohito itu menunjukkan optimistis yang tinggi. Dia yakin dengan bantuan guru-guru bisa membangun Jepang.

Karena dia tahu, dari tangan guru-guru itu bisa mencetak generasi bangsa yang qualified.

"Sikap optimistis tidak dihasilkan oleh pemimpin yang gugup dan gagap. Contohnya Hirohito yang tidak gagap melihat Herosima Nagasaki jadi puing-puing. Dia justru dengan tabah melihat rakyatnya menderita dan kemudian bangkit bersama guru-guru membangun Jepang," tuturnya.

Masalah nasib guru honorer, Rocky Gerung membandingkan sikap Presiden Jokowi dengan Kaisar Hirohito.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News