Nasir Beber Capaian 3 Tahun jadi Menristekdikti

Nasir Beber Capaian 3 Tahun jadi Menristekdikti
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohamad Nasir. Foto: dok jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Menristekdikti Mohamad Nasir mengklaim tiga tahun ini telah berhasil merealisasikan berbagai target dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi, kemampuan iptek, dan inovasi untuk mendukung daya saing bangsa.

Dia memberi catatan khusus mengenai peningkatan publikasi ilmiah Indonesia dan peningkatan rasio belanja penelitian dan pengembangan terhadap PDB (Gross Expenditure on R&D (GERD) dalam paparan tiga Tahun Kinerja Kemenristekdikti.

“Sesuai hasil penghitungan yang dilakukan oleh Kemristekdikti bersama Tim LIPI angka GERD Indonesia tahun 2016 adalah 0,25%, naik dibandingkan sebelumnya yang 0,20% pada 2015. Kami akan terus memperjuangkan percepatan kenaikan pada masa mendatang sampai mencapai 4,20% pada 2040. Sedangkan pertumbuhan publikasi ilmiah Indonesia meningkat sangat tinggi yakni sebesar 1567%, berdasarkan data Islamic World Science Citation Center (ISC),” ujar Nasir di Jakarta, Senin (23/10).

Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na’im mengungkapkan, World Class Professor merupakan salah satu program Kemenristekdikti yang mengundang akademisi dan ilmuan diaspora Indonesia bereputasi internasional serta berkiprah di luar negeri.

Diaspora itu diminta untuk berbagi pengetahuan maupun pengalamannya kepada akademisi dan ilmuan Indonesia dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Indonesia. Seleksi WCP tahun ini akan sangat selektif dengan melihat track record calon peserta WCP.

Adapun capaian kinerja Kemenrisekdikti meliputi peningkatan mutu, peningkatan relevansi, peningkatan akses, peningkatan inovasi, peningkatan daya saing perguruan tinggi, dan peningkatan tata kelola. (esy/jpnn)

 


Mohamad Nasir memberi catatan khusus mengenai peningkatan publikasi ilmiah Indonesia dan peningkatan rasio belanja penelitian dan pengembangan terhadap PDB.


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News