Natal-Tahun Baru Ditunggu Eksportir Mebel

Natal-Tahun Baru Ditunggu Eksportir Mebel
Natal-Tahun Baru Ditunggu Eksportir Mebel
JAKARTA--Ketua Asosiasi Mebel Indonesia (Asmindo)  Ambar Tjahyono mengatakan, ekspor industri mebel akan  kembali pulih pada semester kedua  tahun 2009.  “Kami akan memperbaiki targer ekspor yang semula minus 30 persen  menjadi miinus 15 persen," jelasnya di Jakarta, Rabu (19/8).

Dikatakan, trend pergantian furniture dipastikan akan terjadi pada bulan September hingga Desember 2009 yang akan memacu peningkatan jumlah ekspor di tahun 2009. “Masyarakat internasional biasanya selalu melakukan pergantian furniture setiap bulan September hingga Desember menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru,” terangnya.

Berdasarkan data Asmindo, ekspor Indonesia pada bulan Januari-Juni 2009 mencapai USD 625 juta, di mana angka tersebut masih lebih rendah dari tahun 2008 lalu yang sebesar USD 962,5 juta. “Sedangkan target untuk tahun 2009 ini sebesar USD 1,65 miliar atau  turun dari tahun 2008 lalu yang sebesar USD 2 miliar,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Asmindo Sae Tanangga Karim juga  mengatakan, ekspor furniture Indonesia  mulai membaik. ”Semenjak krisis, memang terjadi penurunan ekspor hingga Juni 2009. Ekspor yang biasanya mencapai 8 kontainer per bulan, sempat  anjlok menjadi 1 kontainer. Namun pada bulan Juli-Agustus 2009, sudah terjadi sedikit pemulihan sehingga ekspor naik menjadi 4 kontainer di mana masing-masing kontainer bernilai sekitar USD 15 ribu,” paparnya. Masih dikatakan Karim, untuk semester kedua tahun 2009 ini tidak ada gejolak pasar ekspor, dan sudah terjadi pemulihan yang cukup signifikan, sehingga prediksi awal ekspor mebel bakal anjlok 40 persen, kini telah terkoreksi dan hanya tinggal sebesar  10-20 persen saja.

JAKARTA--Ketua Asosiasi Mebel Indonesia (Asmindo)  Ambar Tjahyono mengatakan, ekspor industri mebel akan  kembali pulih pada semester kedua 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News