Minggu, 18 November 2018 – 02:16 WIB

NBL Langsung Sajikan Big Match

Rabu, 07 Juli 2010 – 01:46 WIB
NBL Langsung Sajikan Big Match - JPNN.COM

MULAI - Commissioner NBL Indonesia Azrul Ananda (baju biru), bersama pemain NBL(dari kiri) Andy Pudjakesuma, Manajer Pelita Jakarta Ronald Simanjuntak, Dimas Aryo Dewanto (Bimasakti Malang) dan pelatih Bimasakti Malang, Eddy Santoso, dalam konferensi pers jelang Pre-season Tournament NBL 2010, di kantor MPM Honda, Malang, Selasa (6/7). Foto: Dite Surendra/Jawa Pos.

MALANG - Era baru basket Indonesia dimulai hari ini, saat pre-season tournament National Basketball League (NBL) Indonesia mulai dipertandingkan di GOR Bimasakti, Malang. Meski baru hari pertama, partai seru nan ketat akan langsung tersaji.

Dari empat pertandingan yang diselenggarakan, paling seru adalah dua antara tuan rumah Bimasakti Malang melawan Aspac Jakarta (grup B) serta CLS Knights kontra Pelita Jaya Jakarta (grup A). Sukses Pelita menjadi juara Bimasakti Cup pada Mei lalu memasukkan mereka menjadi salah satu tim papan atas NBL. Sebaliknya, CLS adalah tim yang dalam dua musim terakhir Indonesian Basketball League (IBL) selalu menembus final four.

Fakta itu membuat laga pertama hari ini sangat menentukan peluang mereka melaju ke final four. Sebab, selain Pelita dan CLS, di grup A masih ada Satria Muda Jakarta yang diprediksi bakal menjadi juara grup. Jadi, Pelita dan CLS harus saling mengalahkan demi menjadi pendamping SM.

Pelita membawa 15 pemain terbaiknya ke Malang. Manajer Pelita Ronald Simanjuntak yakin skuad yang dibawa bisa memberikan hasil maksimal. Sebab, skuad yang dibawa saat ini lebih baik daripada saat menjadi juara Bimasakti Cup lalu. "Kami membawa 15 pemain sedangkan yang duduk di bench hanya 12 orang. Pelatih tentu pusing untuk meramu tim. Dampak baiknya, pelatih akan bisa melakukan rotasi," jelasnya.

Beberapa pemain andalan Pelita diantaranya adalah Joulius Christian Iroth, Andy "Batam" Poejakesuma, dan Ponsianus Nyoman "Koming" Indrawan. "Kami harus waspada melawan CLS, mereka memiliki shooting yang bagus," kata Joulius.

Kondisi serupa juga terjadi dalam duel Aspac melawan Bimasakti. Secara prestasi Bimasakti memang setingkat di bawah Aspac. Namun, predikat mereka sebagai tuan rumah bisa mengubah jalannya pertandingan. Pemahaman yang lebih baik atas lapangan dan dukungan penonton bisa membuat tim besutan Eddy Santoso itu bermain kesetanan.

Bagi Bimasakti, kemenangan atas Aspac akan memuluskan langkah mereka ke babak empat besar. Sebab, Aspac adalah salah satu tim terkuat di grup B. Selain Aspac, masih ada lagi Garuda Flexi Bandung yang memiliki tradisi hebat selama era IBL.

Garuda sendiri siang nanti akan menghadapi Stadium Jakarta. Dengan persiapan matang yang dilakukan, Mario Wuysang dkk sepertinya bisa menekuk Stadium. Pelatih Garuda Johannis Winar menyatakan persiapan timnya untuk pre-season tournament NBL sudah maksimal. Dalam sebulan terkahir, Mario dkk digembleng dengan latihan keras.

"Saya tidak suka meramal hasil. Saya fokusnya per game, step by step. Tetapi saya rasa semua tim IBL profesional dan kekuatannya merata," jelas Johannis.

Di bagian lain, manajer Satria Muda Dwui Eriano juga menegaskan bahwa timnya siap tempur. Hari ini mereka akan melakoni laga perdana melawan Muba Hangtua IM Sumsel. Masalah fisik yang kelihatan selama Bimasakti Cup lalu telah mampu diatasi. "Itu menjadi salah satu fokus kita. Di samping tentu saja adaptasi pada lapangan baru," tegasnya. (nur/ang)

Pertandingan Hari Ini
13.00    Bimasakti Malang        v     Aspac Jakarta
15.00    CLS Knights                  v     Pelita Jaya Jakarta
17.00    Garuda Flexi                  v     Stadium Jakarta
19.00    Satria Muda Jakarta     v     Muba Hangtua IM Sumsel
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar