Nelayan Gelisah Jelang Kenaikan BBM

Nelayan Gelisah Jelang Kenaikan BBM
Nelayan Gelisah Jelang Kenaikan BBM
MATARAM-Rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi membuat gelisah para nelayan.’’Katanya mau naik jadi Rp 6.500. Langsung mikir saya,’’ kata Sahdan, salah satu nelayan di Kampung Bugis, Ampenan.

Dia gelisah karena hasil tangkapan saat ini belum banyak. Padahal, secara perhitungan, mulai April ikan sudah mulai banyak. ’’Tapi sekarang ini ikan sepi. Uang habis buat beli BBM,’’ ungkapnya.

Dikatakan, sehari melaut para nelayan butuh 20 liter premium. Mesin ketinting perahu hanya bisa menggunakan bahan bakar premium. Belum lagi ditambah campuran oli. Di mana tiap satu liter mereka harus mengeluarkan Rp 6 ribu. ’’Kalau harga BBM naik, rasanya semakin berat,’’ keluhnya.

Hal senada dikatakan Muldan, nelayan lainnya. Kata dia, saat ini masih terhitung musim paceklik bagi nelayan. Bila harga BBM naik, semakin berat kehidupan yang harus dijalani nelayan. ’’Untuk melaut sehari dengan harga bensin sekarang saja, butuh Rp 100 ribu. Bagaimana kalau nanti naik,’’ ucapnya.

MATARAM-Rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi membuat gelisah para nelayan.’’Katanya mau naik jadi Rp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News