Nenek Kehilangan Tas Dalam Pemeriksaan Keamanan di Bandara Melbourne

Nenek Kehilangan Tas Dalam Pemeriksaan Keamanan di Bandara Melbourne
Photo: Helen Sweetnam kehilangan tasnya ketika menjalani pemeriksaan keamanan di Bandara Melbourne bulan Juli 2018. (Facebook: Helen Sweetnam)

Tas tersebut berhasil ditemukan kembali namun isinya hilang, termasuk uang tunai $AUD 630 (sekitar Rp 6,3 juta), telepon, dan dompet yang berisi kartu kredit dan kartu kesehatan.

Helen Sweetnam mengatakan Bandara Melbourne harusnya bertanggung jawab atas pencurian tersebut.

"Bila saya dipaksa untuk meletakkan barang saya di ban berjalan dan saya harus beranjak dari sana, maka adalah tanggung jawab mereka untuk menjaga barang-barang saya." katanya.

Dia mengatakan Bandara Melbourne tidak perduli dengan apa yang terjadi.

"Saya kira ini tindakan yang kasar." katanya.

"Sejauh ini tidak ada jawaban sama sekali, dan saya merasa diperlakukan seperti 'kalau kita tidak menjawab, dia akan berhenti."

Harusnya menjadi prosedur dasar

Kelompok pegiat mengatakan pengalaman Helen Sweetnam bukanlah hal yang aneh, dimana penumpang lansia atau mereka yang difabel mengeluh diperlakukan 'tidak terhormat' oleh petugas keamanan di seluruh Australia.

"Tidak semua orang yang memerlukan bantuan memiliki seseorang yang bersama mereka terus menerus." kata Ronda Held, Direktur Eksekutif Dewan Lansia Victoria.

Seorang nenek Helen Sweetman yang kehilangan tasnya ketika pemeriksaan keamanan di Bandara Melbourne menyerukan adanya perubahan kebijakan berkenaan dengan pemeriksaan terhadap lansia.

Sumber ABC News

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News