Buat Apa Anak Alex Noerdin Bawa Rp 1,5 Miliar ke Jakarta? KPK Curiga

Buat Apa Anak Alex Noerdin Bawa Rp 1,5 Miliar ke Jakarta? KPK Curiga
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan barang bukti Rp 1,5 miliar yang dibawa Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin ketika diamankan di sebuah hotel di Jakarta, Jumat (16/10) malam.

KPK pun mencurigai keberadaan uang yang dibawa oleh anak eks Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin itu.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan pihaknya menangkap Dodi bersama ajudannya Mursyid di lobi sebuah hotel di Jakarta. Saat melakukan penangkapan, penyelidik melihat ada tas merah yang dibawa Dodi dan Mursyid.

Penyelidik lantas meminta kedua orang itu membuka tas merah yang dibawanya itu. Saat dibuka, isinya berisi uang.

"Turut mengamankan uang yang ada pada ajudan bupati Rp 1,5 miliar," ujar Alex saat menggelar konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (16/10).

Uang itu diduga bersumber dari kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur di Musi Banyuasin.

Dalam kasus ini, KPK secara total mengamankan Rp 1,77 miliar dari hasil operasi tangkap tangan (OTT). RP 1,5 miliar diamankan dari pihak Dodi di Jakarta, sedangkan sisanya Rp 270 juta dari Musi Banyuasin.

Alex mengatakan uang Rp 270 juta merupakan pemberian dari Direktur PT Selaras Simpati Nusantara Suhandy.

Suhandy memberikan uang itu ke pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas PUPR Musi Banyuasin Eddi Umari setelah melakukan penarikan tunai di salah satu bank di Musi Banyuasin.

Setelah menerima uang itu, Eddi menemui Kadis PUPR Kabupaten Musi Banyuasin Herman Mayori di salah satu tempat ibadah di Kabupaten Musi Banyuasin. Uang Rp 270 juta itu diserahkan Eddi ke Herman di sana.

"Uang Rp 270 juta dibungkus kantung plastik," kata Alex

Direktur Penyidikan KPK Setyo Budiyanto menyatakan pihaknya mencurigai Dodi membawa uang itu ke Jakarta. Sebab, uang dalam jumlah yang besar itu dikemas dan dibawa dengan tas merah.

"Itu menjadi sesuatu yang menarik oleh penyidik berdasarkan temuan tersebut," kata dia.

Setyo mengatakan uang itu saat ini disita untuk didalami penyidik. Setidaknya, ada dua hal yang harus dijelaskan oleh Dodi di hadapan penyidik mengenai uang Rp1,5 miliar itu saat pemeriksaan nantinya.

"nantinya akan kami dalami yang pertama adalah sumbernya, asalnya dari mana uang tersebut," ujar Setyo.

Lalu, KPK akan mendalami maksud dan tujuan Dodi membawa uang tersebut. Pendalaman ini diperlukan karena cara Dodi membawa uang itu tidak wajar. "Untuk apa keperluannya atau kepentingannya?" tutur Setyo.

Sementara itu, Dodi enggan menjelaskan maksudnya membawa uang itu ke Jakarta usai dihadirkan sebagai tersangka dalam konferensi pers. Namun, dia berjanji akan menjelaskan tujuan uang itu.

"Nanti saya akan jelaskan," kata Dodi. (tan/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

KPK menemukan uang Rp 1,5 miliar yang dibawa Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin ketika diamankan di sebuah hotel di Jakarta.