Niat Mau Menolong Korban Jambret, Remaja 17 Tahun Bersimbah Darah Ditusuk

Niat Mau Menolong Korban Jambret, Remaja 17 Tahun Bersimbah Darah Ditusuk
ilustrasi

jpnn.com -  

BENGKONG - Niat baik seseorang kerap tak disambut dengan kenyataan yang baik pula. Hal itulah yang menimpa Riki Rudiya Lesmana, di Bengkong Swadebi, Batam, Kepri, Kamis (26/11) pagi.

Remaja berusia 17 tahun ini mendapat tikaman di rusuk bagian kiri. Padahal, saat itu ia hanya menolong seorang ibu bernama Siti yang sedang dijambret.

Akibat luka tusukan itu, Riki dirawat di Ruang IGD rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK). Ia pun mendapat belasan jahitan akibat luka yang dideritanya. 

"Lukanya cukup dalam, tapi tadi sudah dijahit. Namun dokter bilang ada pembekuan darah," kata Soleha, atasan Riki yang menemani korban di ruang IGD seperti dikutip dari batampos.co.id (JPNN.com group), Kamis (27/11).

Diceritakannya, saat kejadian penjambretan, Riki sedang mencuci piring di bagian depan warung milik Soleha. Tak lama berselang, ia melihat seorang ibu yang berusaha mempertahankan tas miliknya dari seorang pria muda. Siti yang sedang menggendong anak itu juga sempat berteriak minta tolong. 

Tak ingin menyia-nyiakan waktu, Riki langsung berlari bersama beberapa orang warga lainnya. Mereka mencoba menghentikan aksi pelaku jambret yang berusaha merampas tas ibu tadi.

"Ibu itu baru pulang dari pasar sambil gendong cucunya, jalan kaki sih. Lalu pelaku yang juga jalan kaki mencoba narik tas tangan sang ibu. Dan Riki berniat menolong," ungkap Soleha.

  BENGKONG - Niat baik seseorang kerap tak disambut dengan kenyataan yang baik pula. Hal itulah yang menimpa Riki Rudiya Lesmana, di Bengkong

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News